POSMETROMEDAN.com – Amuk sekelompok pemuda diduga geng motor merengut nyawa Muhammad Farhan Lubis (17).
Korban dikeroyok dan dipukuli pakai balok di depan pabrik getah PT. Asahan, Kelurahan Timbang Deli, Amplas.
Kasus ini masih diselidiki Polsek Patumbak. Itu dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Philip Purba.
“Masih kita dalami kasusnya,” kata Philip.
Informasi diperoleh, pengeroyokan tersebut terjadi pada Minggu (28/2/2021) dinihari lalu. Saat itu korban dan lima temannya berniat pergi ke Tanjung Morawa.
Kelimanya pergi dengan mengendarai dua kereta. Dimana, Farhan berboncengan tiga naik Honda Supra X Hitam Merah. Dia duduk di tengah.
Namun baru tiba di depan Trakindo, lima sekawan ini membatalkan niat ke Tanjung Morawa dan kembali ke Jalan Garu VII, Medan Amplas.
Tepat di ujung Fly Over Amplas, depan pabrik karet, mendadak mereka diserang sekelompok pemuda.
Para pelaku membawa senjata tajam dan balok. Kereta yang ditumpangi Farhan pun jadi sasaran.
Tidak bisa berbuat banyak, korban pun terkena hantaman balok. Kuatnya pukulan membuat pemuda ini pingsan dengan kondisi berdarah.
Rekan korban sempat berupaya melarikannya ke rumah sakit terdekat lalu dirujuk ke RS Mitra Sejati. Nahas, nyawa Farhan tak tertolong.
Menurut rekan korban, para pelaku kerap mangkal di dekat Fly Over Amplas.(mad/ras)











