MANDIRI SYARIAH

Bentrok di Komplek Veteran, Kapolsek Percut Imbau Agar Menahan Diri

oleh -238 views
FOTO BERSAMA: Keluarga Besar FKPPI Sumut foto bersama dengan warga dan penjaga lahan di lokasi. (Sormin/posmetro)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Bentrokan terjadi antara anggota Presidium Daerah Sumatera Utara GM FKPPI dan PPM Sumut dengan penjaga lahan Komplek Veteran Percut Sei Tuan. Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Janpiter Napitupulu mengatakan telah memeriksa saksi.

“Kita sudah memeriksa saksi,” ujar AKP Janpiter Napitupulu kepada wartawan, Senin (22/2).

AKP Janpiter juga meminta pihak yang bertikai agar menahan diri agar kamtibmas bisa tercipta. “Mari sama-sama menahan diri demi terciptanya keamanan dan ketertiban di masyarakat,” tambahnya.

Akibat kejadian yang terjadi Minggu (21/2) siang tersebut, dua anggota Presidium Daerah Sumatera Utara GM FKPPI dan PPM Sumut mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya.

BACA JUGA..  Tim Satgas Covid-19 Sumut Temukan Banyak Pelaku Usaha dan Masyarakat Langgar PPKM

Kedua korban yakini Dedi, anggota Satgas Presidium mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya. Sedang teman Dedi, Alek juga mengalami luka bacok di bagian kepala.

Keduanya masih menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit di Medan.  Selain itu,  sepeda motor dan mobil juga rusak. Kasus tersebut kemudian dilaporkan istri korban ke Polsek Percut Sei Tuan.

Informasi diperoleh dari warga sekitar, sebelum kejadian, pagi itu sekitar 20 orang anggota Presidium Daerah Sumatera Utara GM FKPPI dan PPM Sumut berada di lokasi kejadian.

BACA JUGA..  Tekan Penyebaran Covid-19, Sumut Terapkan PPKM Mikro

Tak lama berselang, puluhan pria penjaga lahan milik perusahaan tersebut tiba di lokasi, sehingga bentrok tak terelakkan.

“Mereka katanya gotong royong. Namun setengah jam kemudian terjadi bentrok. Karena ketakutan kami langsung masuk rumah,” ujar Rina dan Desi bukan nama sebenarnya.

Menanggapi bentrokan tersebut, Wakil Ketua KB FKPPI PD 2 Sumut Mayor Sinaga angkat bicara. Dijelaskan Mayor bahwa kejadian penyerangan di Komplek Veteran bukanlah dari Keluarga Besar FKPPI PD 2 Sumut.

“Saya mengimbau agar kejadian ini tidak melebar kemana-mana. Perlu digaris bawahi bahwa saya mengimbau kepada seluruh Keluarga Besar FKPPI tidak terpancing karena yang terlibat betrokan itu bukan dari kita,” ungkapnya.

BACA JUGA..  Tokoh Masyarakat Sumut Dukung Vaksinasi Covid-19

Mayor mengaku pernah mengamankan lokasi Komplek Veteran yang kini sudah dimiliki oleh salah satu perusahaan.

“Keluarga Besar FKPPI PD 2 Sumut dengan para pengaman di lokasi Komplek Veteran tidak ada masalah. Ada pihak ketiga yang ingin merusak hubungan baik antara Keluarga Besar FKPPI dengan para pengaman. Kami juga meminta kepada aparat kepolisian menindak oknum-oknum yang merusak atau mencoreng nama baik Keluarga Besar FKPPI PD 2 Sumut,” harapnya. (sor)