MANDIRI SYARIAH

Minta Maaf Melalui Story WhatsApp, MHS Akhiri Hidup di Tali Gantungan

oleh -109 views

POSMETROMEDAN.com – Seorang remaja berinisial MHS (17) Warga Jl.Purwo, Desa.Bakaran Batu, Kec.Lubuk Pakam, Kab.Deli Serdang memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Sebelum tewas dengan cara gantung diri, MHS sempat membuat history di WhatsAppnya yang ditujukan kepada orang tua dan kawan kawannya, Selasa (22/12/2020).

Saat ditemukan, tubuh MHS (17) dalam keadaan tergantung dengan leher terjerat tali nilon disambung dengan kesper, ikat pinggang yang terikat pada kayu penyangga atap seng rumahnya.

BACA JUGA..  Warga Toba Dilindas Truk di Simpang Tol Tamora

Jenazah MHS (17) pertama kali ditemukan oleh adik kandungnya M. Andriansyah sekitar pukul 01.00 Wib.

Keterangan diperoleh, korban tidak berada di dalam kamar, saat di cari, M Andriansyah  mendapati tubuh abangnya sudah dalam keadaan tergantung di dapur rumah.

Melihat abangnya tergantung, M. Adriansyah langsung berlari ke kamar ibunya Dahliana. “Mak mak mak, abang gantung diri di dapur,” teriak nya kepada ibu mereka.

BACA JUGA..  Tragis! Calon Manten Tewas Terjepit Lift

Bagai petir, ibu korban yang mendengar kabar tersebut langsung berlari ke arah dapur dan benar saja, ia mendapati tubuh anaknya dalam keadaan tergantung.

Kapolsek Lubukpakam Polresta Deli Serdang AKP Hendri Yanto Sihotang SH, saat dikonfirmasi, mengatakan “kita bersama tim Inafis sudah melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban, dari hasil pemeriksaan tim Inafis Polresta Deli Serdang, Tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan pada tubuh korban, dugaan kuat, dia nekat menggantungkan dirinya. Hal itu dibuktikan dengan adanya pesan di HPnya permintaan maaf yang dituliskan korban dihistory via WhatsApp nya yang ditujukan kepada kedua orangtuanya dan juga teman-teman korban” jelas Kapolsek.

BACA JUGA..  Tragis! Calon Manten Tewas Terjepit Lift

“Untuk jenazah tidak kita lakukan otopsi, karena pihak keluarga sendiri sudah menerima bahwa korban meninggal karena gantung diri dan hal ini juga di kuatkan dengan surat pernyataan dari pihak keluarga kepada kita”, Ujarnya. (asw)