Pemanen Sawit Terkapar Kesetrum

oleh
oleh
Korban menjalani perawatan di rumah sakit.

POSMETRO MEDAN – Pemanen sawit bernama Misno (48) warga Dusun Sogong, Desa Kuta Gajah, Kecamatan Kutambaru, Langkat, terkapar kesetrum.

Musibah itu terjadi di perkebunan sawit milik Rangguta Sembiring di Dusun Tanjung Naman, Desa Lau Damak, Kecamatan Bahorok, Senin (15/6/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi Bahagia Surbakti dan Narto, korban saat itu sedang memanen sawit menggunakan egrek bergagang fiber dengan panjang sekitar tujuh meter.

BACA JUGA..  Polisi Selidiki Kematian Mahasiswa di Sungai Tangkahan

Saat proses panen berlangsung, alat yang digunakan korban diduga terpeleset dari pelepah sawit dan menyentuh kabel listrik. Akibatnya, korban tersengat arus listrik dan terjatuh dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Kapolsek Bahorok AKP Tunggul Situmeang, Selasa (16/6/2026), menjelaskan pihaknya telah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi.

BACA JUGA..  Mandor Kebun Tewas, Karung Berisi Batu Terikat di Leher

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka bakar akibat sengatan listrik pada kedua telapak tangan dan jari-jari kaki,” ujarnya.

Karena membutuhkan penanganan lebih lanjut, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Delia untuk menjalani perawatan intensif.(bbs)