Vixion Tanpa Nomor Polisi Terlibat Tabrakan Hebat, Tiga Orang Terkapar

oleh
Korban mengalami kecelakaan. (ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN) 

POSMETRO MEDAN – Kecelakaan lalu lintas serius terjadi di Jalan Umum Cinta Damai–Limau Sunde, tepatnya di Dusun 6, Desa Limau Sunde, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Senin (15/6/2026).

Tabrakan yang melibatkan sepeda motor Yamaha Vixion tanpa pelat nomor dan Honda Supra X BK 3487 BLU itu mengakibatkan tiga orang mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di ruas jalan yang dikenal sepi dari aktivitas warga. Kerasnya benturan terlihat dari kondisi para korban yang mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh.

BACA JUGA..  Toyota Rush Tabrak Warung, 4 Orang Luka

Pengendara Yamaha Vixion, Klewer Sunianto (40), warga Dusun 1 Desa Pematang Sijago, Kecamatan Sei Suka, mengalami luka robek di lutut kanan serta mengeluarkan darah dari telinga. Sementara penumpangnya, Riyani Nasution (24), warga Dusun 2 Pematang Sijago, Desa Kuala Tanjung, mengalami luka robek di bagian kepala.

Di pihak lain, pengendara Honda Supra X, Farida Hanum (56), warga Dusun 4 Desa Kuala Indah, Kecamatan Sei Suka, mengalami kondisi paling serius. Korban menderita luka berat pada kaki kanan, patah rahang, dan ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri usai kecelakaan.

BACA JUGA..  Kios Pedagang Minyak di Pasar Bakaran Batu Ludes Terbakar, Kerugian Jutaan Rupiah

Seluruh korban segera dievakuasi ke RSU Bidadari Batu Bara guna mendapatkan penanganan medis.

Kasat Lantas Polres Batu Bara AKP Simon E. Simatupang melalui Kanit Gakkum Ipda Junaidi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

“Ketiga korban saat ini masih menjalani perawatan di RSU Bidadari, sementara kedua kendaraan yang terlibat sudah diamankan di Unit Gakkum,” kata Junaidi.

BACA JUGA..  Sumatera Cetak Harapan Baru Bulutangkis, 15 Atlet Muda Peraih Super Tiket

Hingga kini, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Minimnya saksi menjadi kendala dalam proses penyelidikan.

“Tidak ada saksi mata saat kejadian karena lokasi tersebut merupakan jalur yang sepi,” ujarnya.

Polisi belum dapat memastikan apakah kecelakaan dipicu oleh kelalaian pengendara, kondisi jalan, atau faktor lainnya. Hasil penyelidikan lebih lanjut masih ditunggu untuk mengungkap kronologi pasti tabrakan yang menyebabkan tiga orang terluka parah tersebut.

Editor: Oki Budiman