Pajak Tingkat Berastagi Terbakar, Pemkab Karo Segera Siapkan TPS

oleh -97 views
PEMADAMAN: Petugas pemadam kebakaran Pemkab Karo masih berjibaku memadamkan api hingga pagi hari, Selasa (17/11/2020).(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com-Terbakarnya Pajak Tingkat Berastagi jadi pukulan berat bagi pedagang. Sebab, seluruh barang dagangan ludes bersama ratanya kios dengan tanah.

Karenanya, demi dapat menyambung hidup keluarga, para pedagang berharap Pemkab secepatnya membangun tempat penampungan sementara (TPS).

Harapan ini sebagai jawaban dari salah satu solusi yang disampaikan Bupati karo Terkelin Brahmana, SH,MH ketika menyambangi lokasi kebakaran sekaligus menemui pedagang.

Disegerakannya pembangunan TPS setidaknya bisa mengurangi sedikit beban pedagang. Meski pun, bisa dipastikan tidak semua pedagang Pajak Tingkat bakal mengisi TPS dimaksud. Sebab, untuk berdagang butuh modal tidak sedikit.

“Kami Pemkab Karo bersama Forkopimda turut bersedih atas musibah ini. Namun bukan berarti kita harus larut dalam kesedihan dan terus galau. Mari kita berdoa agar semua peristiwa ini indah pada waktunya,” kata Terkelin saat memberikan penghiburan dan edukasi pada para pedagang.

BACA JUGA..  Ribut Soal Tanah, Sembiring Tewas Ditembak Surbakti

Turut hadir juga Kompol Hasian (Wakapolres Tanah Karo), Mayor Inf D. Marpaung (Kasdim 0205/TK), Pujiati dan Herti Delima br Purba serta Jun Arif Bangun (ketiganya anggota DPRD Karo), Ir Nasib Sianturi (Kepala Bapeda), Edison Karo-karo (Kadis Koperindag), Paksa Tarigan (Madi Perkim), dan Edward Pontianus Sinulingga (Kadis PUPR Karo).

Terkelin mengajak para pedagang agar tetap sabar dan tabah. Disamping itu, Pemkab Karo, DPRD Karo, TNI/Polri dan dinas OPD terkait berjanji secepat mungkin mencari sokusi agar secepatnya pedagang bisa berjualan kembali.

“Karena itu saya sudah intruksikan kepada Dinas Perdagangan segera membangun posko, guna menampung aspirasi dan keluhan maupun pendataan ulang apa saja yang harus dirembukkan ke depan. Hal ini perlu menunggu pemerintah membangun kembali pusat pasar yang terbakar,” ungkapnya.

Saat ini lanjut Terkelin, Polisi telah memasang police line dalam rangka melakukan penyelidikan guna mengumpulkan fakta dan data untuk mencari tau penyebab kebakaran.

BACA JUGA..  Menteri Edy Prabowo dan Istri Ditangkap KPK Sepulang dari AS

“Untuk itu mari kita serahkan tugas ini kepada pihak yang berwenang,” pintanya.

Agar pedagang bisa berjualan kembali, lanjut Terkelin, Pemkab Karo akan segera membangun TPS (tempat penampungan sementara) di badan jalan dekat eks lokasi pajak yang terbakar. Opsi kedua, Pemkab Karo akan memberdayakan lokasi di Gang Merek Berastagi eks Pajak Lama.

Hal senada dikemukakan Pujiati, Herti Delima br Purba dan Jun Arif. Ketiga wakil itu memastikan siap mendukung kebijakan Pemda Karo dalam pembangunan tempat penampungan sementara di dekat lokasi kebakaran. Hal ini dianggap penting agar roda perekonomian pedagang yang jadi korban tetap berputar.

“Untuk itu kami DPRD Karo, telah sepakat mendukung eksekutif dalam pembangunan kios yang baru. Masalah anggaran kami siap membantu dan mendukung supaya  cepat terbangun agar para pedagang kembali aktif berjualan,” kata Arif.

BACA JUGA..  Miris! ABG Diperkosa Teman Ayah

Menyahuti hal tersebut, perwakilan pedagang meminta agar Pemkab Karo segera menjalankan opsi pertama, yakni pembangunan TPS (tempat pembanguna sementara ) di lokasi eks kebakaran dengan pemanfaatan  badan jalan.

“Kami para pedagang setuju, namun untuk opsi kedua di pajak lama, sementara ini kami belum sepakat. Hal ini masih perlu kami rembukkan,” tegas pedagang.

Diberitakan sebelumnya, udara dingin di kawasan Pusat Pasar Berastagi mendadak panas, Selasa (17/11/2020) dinihari. Bukan karena perubahan iklim, namun akibat terbakarnya Pajak Tingkat. Sekitar 535 kios dan 7 rumah ludes.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Belum diketahui asal api. Tapi dugaan sementara kebakaran akibat adanya korsleting (hubungan arus pendek listrik) di salah satu kios.(deo/pmg/ras)