Boru Pasaribu, Si ‘Penampar’ Telak Vanuatu di Sidang Umum PBB

oleh -471 views
Silvany Austin Pasaribu

POSMETROMEDAN.com – Belakangan jagad media sosial (Medsos) dihebohkan dengan sosok seorang wanita yang telak ‘menampar’ wajah Vanuatu di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Ya, dia adalah diplomat muda, Silvany Austin Pasaribu.

Bukan tanpa sebab, Silvany secara berani ‘menampar keras’ Vanuatu di hadapan PBB usai menuding Indonesia melakukan pelanggaran HAM terhadap Papua.

Dalam sidang umum PBB saat itu, Silvany sebagai perwakilan Indonesia dengan tegas menyampaikan agar negara lain terkhusus Vanuatu tidak mencampuri urusan dalam negeri Indonesia terkait isu Papua.

Diplomat Perutusan Tetap RI (PTRI) New York itu menyampaikan hak jawab agar Vanuatu tak lagi terlalu terobsesi dengan warga Papua.

“Anda bukanlah representasi dari orang Papua, dan berhentilah berfantasi untuk menjadi salah satunya,” kata Silvany dalam sidang tersebut.

Aksi Silvany ini mengundang decak kagum netizen di Indonesia. Bahkan netizen banyak mencari siapa sosok Silvany.

Silvany Austin Pasaribu pernah menjabat sebagai Sekretaris Kedua Fungsi Ekonomi I Perutusan Tetap RI untuk PBB, New York, Amerika Serikat.

Ia merupakan salah satu diplomat muda Indonesia yang bertugas di sana. Silvany juga merupakan lulusan Jurusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial Politik (FISIP) Universitas Padjajaran (Unpad), Bandung, Jawa Barat.

Ia berkarier di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan mendapat gelar S2 setelah berkuliah magister di Universitas Sydney, Australia.

Silvany pernah bertugas sebagai Atase Kedutaan RI di Inggris sebelum bertugas di Kantor Perwakilan Tetap RI untuk PBB di New York.

Saat Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN pada 2018, Silvany masih tergolong pegawai baru Kemenlu.

Meski demikian, ia sudah terjun menjadi liaison officer (LO) dalam acara tersebut. Banyak masyarakat Indonesia memuji keberaniannya tersebut, bahkan dalam media sosial twitter pun banyak cuitan yang yang mendukung aksinya tersebut.(pkr/glm)