Viral di Medsos, Mayat Pria Ditemukan di Parit Jalan

oleh
Temuan mayat pria. (ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Suasana pagi di kawasan Jalan T Amir Hamzah, Kelurahan Helvetia Timur, mendadak berubah mencekam. Seorang pria ditemukan tak bernyawa di tepi jalan pada Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 06.10 WIB, memicu perhatian warga dan sempat viral di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, sejumlah petugas terlihat mengevakuasi jasad korban dari lokasi kejadian. Informasi awal menyebutkan, korban sempat terlihat dalam kondisi tidak stabil sebelum akhirnya terjatuh dan meninggal dunia.

Kapolsek Helvetia, Kompol JP Sipahutar, mengungkapkan bahwa penemuan jasad bermula dari keterangan dua saksi mata. Saksi pertama mengaku sempat melihat korban berlari dalam keadaan panik, disusul suara jeritan yang memecah pagi yang tenang. Tak lama kemudian, korban ditemukan sudah tergeletak di atas parit.

Sementara itu, saksi kedua melihat pria tersebut berjalan sempoyongan di atas trotoar. Langkahnya terlihat tidak seimbang hingga akhirnya ia terduduk, lalu merebahkan diri dan tak lagi bergerak.

BACA JUGA..  Usai Santap MBG, Puluhan Pelajar SMAN 1 Lubukpakam Sakit Perut, 7 Orang Dilarikan Ke Klinik

Petugas yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan tim Inafis Polrestabes Medan. Jasad korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil awal pemeriksaan memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hanya terdapat luka kecil di bagian dagu dengan panjang sekitar satu sentimeter, yang diduga bukan akibat penganiayaan.

BACA JUGA..  Bobby Dampingi Gibran Tinjau Progres Rehabilitasi dan Rekonstruksi SMAN 1 Barus

Belakangan, pihak keluarga korban telah datang ke rumah sakit dan memastikan identitas pria tersebut sebagai anggota keluarga mereka.

Meski tidak ditemukan indikasi tindak kriminal, peristiwa ini tetap menyisakan tanda tanya mengenai penyebab pasti kematian korban. Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi di balik detik-detik terakhir pria tersebut.

Editor: Oki Budiman