SIMALUNGUN-Aipda IS (42) tak berkutik ketika diringkus tim BNNK Siantar, Senin (18/5) sekira jam 15.00 WIB. Oknum Polres Simalungun itu terjebak transaksi sabu oleh petugas BNNK yang menyaru sebagai pembeli.
Penangkapan dilakukan di Jalan Medan, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba. Tepatnya di dekat SPBU depan RS Horas Insani.
Aipda IS diketahui merupakan penduduk Perumahan Beringin Indah, Jalan Medan, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Simalungun.
Saat ditangkap Aipda IS bersama seorang temannya berinisial AL (35) warga Simpang Dolok Merangir, Kecamatan Tapian Dolok, Simalungun. Keduanya ditangkap di dalam mobil.
Aipda IS sempat melawan. Dia tidak mau keluar dari bangku mobil Avanza bernopol BK 1979 SG yang ditumpanginya.
Selain kedua tersangka, petugas juga mengamankan narkotika jenis sabu. Namun hingga saat ini belum diketahui jumlahnya.
Sejauh ini Aipda IS masih diperiksa di Kantor BNNK Siantar. Belakangan disebut-sebut, Aipda IS bertugas di Sat Lantas Polres Simalungun.
Namun Kasat Lantas Iptu Djodi Indrawan SIK ketika dikonfirmasi mengatakan, Aipda IS tidak lagi berdinas di Sat Lantas Polres Simalungun.
“Sudah dimutasi ke Polsek Dolok Pardamean. Awal Mei kemarin dipindahkan dia ke Polsek,” kata Djodi.
Terpisah, Kasi Brantas BNNK Siantar Kompol Pierson Ketaren belum bersedia membeberkan kronologi penangkapan. Walakin, Ketaren mengamini bahwa salah satu yang diamankan adalah Aipda IS.
“Dia masih kita periksa sama rekannya dan kasus ini masih dikembangkan. Nanti tunggu press release aja yah,” katanya.
Sementara itu, sumber dari orang dalam BNNK Pematang Siantar menyebutkan barang bukti sabu-sabu dan pil ekstasi yang disita dari Aipda IS berjumlah cukup banyak.
“Banyak (barang buktinya), ada pil ekstasi. Tadi dipancing transaksi. Memang sempat tadi melawan pas penangkapan pakai kaos polisi lagi dia,” sambungnya.(bbs)












