POSMETRO MEDAN – Tim Khusus (Timsus) Macan Polres Pelabuhan Belawan mengamankan tiga pria yang diduga hendak mencuri kabel bawah tanah di Jalan Veteran Pasar IX, Desa Manunggal, Kecamatan Medan Labuhan, Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 02.15 WIB.
Ketiganya diamankan saat petugas patroli mendapati aktivitas mencurigakan berupa penggalian tanah di pinggir jalan pada dini hari.
Informasi yang diperoleh, penangkapan bermula ketika tim patroli yang dipimpin KBO Sat Samapta Polres Pelabuhan Belawan, IPTU H.T. Hutagaol, melintas di lokasi.
Petugas melihat tiga pria sedang menggali tanah. Menyadari kedatangan polisi, ketiganya sempat berusaha melarikan diri, tetapi berhasil diamankan.
Petugas kemudian memeriksa lokasi dan menemukan sejumlah alat yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut, yakni cangkul, kapak kecil, serta sebilah parang yang disimpan di bawah kolong warung, sekitar satu meter dari titik penggalian.
Ketiga pria itu masing-masing berinisial DS (21), A (41), dan DK (40). Dalam keterangan awal, mereka mengaku sedang mencari potongan besi bekas plang yang tertanam di dalam tanah.
Meski demikian, aktivitas penggalian tersebut diduga berkaitan dengan upaya pencurian kabel bawah tanah dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Selanjutnya, ketiganya dibawa ke Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan untuk menjalani pemeriksaan. Polisi turut menyerahkan barang bukti berupa alat-alat yang ditemukan di lokasi.
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring melalui Kasat Samapta AKP Rudi membenarkan penangkapan tersebut.
Menurutnya, patroli rutin terus dilakukan untuk mencegah tindak kejahatan dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat, terutama pada jam-jam rawan.
“Ketiga pria tersebut telah diserahkan kepada Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Rudi.
Penangkapan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian mengantisipasi aksi pencurian dan gangguan kamtibmas. Polisi masih mendalami keterangan ketiga pria tersebut untuk memastikan tujuan penggalian serta dugaan keterlibatan mereka dalam upaya pencurian kabel bawah tanah.
Editor: Oki Budiman











