P3-TGAI Desa Kampung Nangka Diduga Yang Punya Bawi, Kelompok Hanya Diberi 10 Juta

oleh

POSMETRO MEDAN – Kelompok tani P3A Saroha Desa Kampung Nangka kecamatan Lawe Bulan Aceh Tenggara dalam program P3-TGAI, hanya dijadikan simbol atau alat administrasi oleh oknum pihak ketiga jadi sorotan Sabtu (15/8).

Hasil investigasi posmetromedan di lapangan Kelompok tani P3A Saroha hanya dipakai namanya untuk syarat pencairan dana.Pekerjaan fisik atau dikendalikan oleh oknum luar di balik layar yang diduga Bawi.

Secara aturan resmi dari Kementerian PUPR, program ini wajib dikerjakan secara swakelola penuh oleh petani tanpa melibatkan kontraktor atau pihak luar.

Temuan pengalihan proyek ke pihak ketiga atau pengerjaan asal-asalan dapat dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) untuk diperiksa.

Dan Yang anehnya Pengerjaan proyek P3-TGAI dugaan di atas tembok parit lama yang tidak dibongkar ini jelas menunjukkan adanya potensi penyimpangan teknis. Konstruksi semacam ini menyalahi aturan karena pasangan batu atau dinding baru dipasang tanpa fondasi dan galian yang benar, sehingga mengurangi volume serta kekuatan struktur bangunan

BACA JUGA..  LSM Korek Minta  Polres Agara Lidik Dana BOK Dan JKN Puskesmas Deleng Pokhkisen

Polres Agara untuk segera melakukan penyelidikan (lidik) terhadap proyek P3-TGAI di Desa Kampung Nangka menguat menyusul dugaan menjadikan kelompok tani atau Perkumpulan Petani Pemakai Air P3A Saroha sebagai alat meraup keuntungan pribadi Bawi.

Rinto ketua kelompok tani P3A Saroha Desa Kampung Nangka kecamatan Lawe Bulan dirumah pribadinya kepada posmetromedan Sabtu (15/8)mengatakan benar proyek P3-TGAI pemiliknya Bawi kami kelompok hanya penerima manfaat dan kami hanya di beri uang 10 Juta,”sebut Rinto.(Zal)

BACA JUGA..  Enam Rumah Ludes Dilalap Api, Kerugian Capai Ratusan Juta

EDITOR : Putra