example bannerexample bannerexample banner

Lapas Binjai Cetak Barista dari Balik Jeruji, Bekali Warga Binaan Siap Bersaing di Dunia Kerja

oleh
Pelatihan Kemandirian Barista yang diselenggarakan bekerja sama dengan Yayasan Anugerah Insan Residivist (YAIR), Jumat (31/7/2026).

POSMETRO MEDAN –  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai resmi menutup program Pelatihan Kemandirian Barista yang diselenggarakan bekerja sama dengan Yayasan Anugerah Insan Residivist (YAIR), Jumat (31/7/2026).

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan kerja yang dapat dimanfaatkan setelah bebas dari masa pidana.

Selama pelatihan berlangsung, para warga binaan mendapatkan pembelajaran secara teori dan praktik mengenai profesi barista, mulai dari pengenalan berbagai jenis kopi, teknik penyeduhan, penggunaan peralatan, hingga tata cara memberikan pelayanan kepada pelanggan.

BACA JUGA..  Said Aldi Dukung Plt Ketua Umum AMPI Segera Gelar Rapimnas dan Munas ke-X
example banner

Kepala Lapas Kelas IIA Binjai Mochamad Mukaffi melalui Kepala Seksi Bimbingan Kerja (Kasi Bimker), Rominardo Situmeang, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang bertujuan meningkatkan kompetensi warga binaan agar memiliki bekal keterampilan saat kembali ke tengah masyarakat.

“Program pembinaan kemandirian menjadi salah satu fokus dalam proses pemasyarakatan. Melalui pelatihan seperti ini, warga binaan tidak hanya memperoleh keterampilan kerja, tetapi juga membangun rasa percaya diri serta semangat untuk memperbaiki masa depan,” ujar Romi.

BACA JUGA..  Warga Panik, Dua Ruko di Lubuk Pakam Terbakar

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Anugerah Insan Residivist (YAIR) atas sinergi yang terjalin dalam menyukseskan pelatihan tersebut.

example bannerexample banner

Menurutnya, kolaborasi antara Lapas dan berbagai pihak menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan.

“Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk mempersiapkan warga binaan menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan siap berintegrasi kembali dengan masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya,” katanya.

BACA JUGA..  Ketua Deni Sah Terima Mandat DPD IPK Kota Binjai 2026-2031

Romi berharap ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama mengikuti pelatihan dapat menjadi modal bagi para warga binaan untuk membuka usaha maupun memperoleh pekerjaan yang layak di industri kopi yang terus berkembang.

Penutupan pelatihan tersebut sekaligus menandai berakhirnya rangkaian pembinaan keterampilan yang diharapkan mampu menciptakan warga binaan yang lebih siap menghadapi kehidupan baru, produktif, serta memiliki peluang ekonomi yang lebih baik setelah kembali ke lingkungan masyarakat. (dyka.p)

EDITOR: Putra