Cerita Ibu Ditabrak Jadi Kedok, Motor Pelajar 14 Tahun Raib

oleh
Pelaku Renaldi saat berada di kantor Polisi. (ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Modus licik dilakukan sepasang pria dan wanita untuk menggelapkan sepeda motor milik seorang pelajar berusia 14 tahun.

Keduanya mengaku sedang mencari geng motor yang menabrak ibu mereka, hingga korban polos ikut dibawa berkeliling dan meninggalkan sepeda motornya kepada pelaku lainnya.

Aksi tersebut terungkap setelah Unit Reskrim Polsek Sunggal menangkap Renaldi (27) dan Ati Lina (27) di sebuah kos-kosan di Jalan Abdul Kadir, Desa Klambir V Kebun, Kecamatan Hamparan Perak, Sabtu (12/9/2026).

Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Wanter Simanungkalit, mengatakan kasus itu bermula dari laporan korban berinisial MA. Pelajar tersebut mengaku kehilangan sepeda motor Honda Stylo BK 4398 RBT saat melintas di Jalan Tempua, Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal, Kamis (2/9/2026).

BACA JUGA..  Terkait PT Leomas, DPRD Resmi Laporkan Pemkab Deliserdang ke Kemendagri dan KLH

“Korban saat itu melintas di lokasi kejadian, lalu dihampiri empat orang, tiga laki-laki dan satu perempuan. Mereka mengaku sedang mencari anggota geng motor yang menabrak orang tuanya,” ujar Wanter, Kamis (17/9/2026).

Dengan alasan tersebut, Renaldi dan Ati Lina kemudian meminta korban ikut bersama mereka mencari keberadaan geng motor. Karena masih berusia 14 tahun dan tidak menaruh curiga, korban mengikuti keduanya menaiki sepeda motor pelaku.

BACA JUGA..  Diduga Tanpa Galian Pondasi, Proyek P3-TGAI Desa Kutambaru Tanpa Pengawas

Sementara itu, kunci sepeda motor milik korban dititipkan kepada dua pelaku lainnya.

Korban kemudian diajak berkeliling hingga ke Jalan Rajawali. Sesampainya di lokasi, korban diturunkan dengan alasan kedua pelaku hendak memanggil orang tua mereka dan akan mempertemukannya dengan korban.

Namun, setelah ditinggalkan, korban mulai menyadari ada yang tidak beres.

“Korban menunggu di lokasi hingga akhirnya menyadari bahwa sepeda motornya telah digelapkan,” jelas Wanter.

Korban kemudian berjalan kaki kembali ke lokasi awal. Namun, sepeda motor miliknya beserta keempat pelaku sudah tidak ditemukan.

Berbekal laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Sunggal melakukan penyelidikan. Hasilnya, petugas berhasil mengidentifikasi keberadaan Renaldi dan Ati Lina hingga akhirnya menangkap keduanya di sebuah kos-kosan di Hamparan Perak.

BACA JUGA..  Pemilik Naik ke Toilet, Pria Misterius Gondol HP di Salon

“Keduanya tinggal satu kos di Hamparan Perak,” beber Wanter.

Dari hasil pemeriksaan, keduanya mengakui telah melakukan aksi serupa sebanyak lima kali. Empat aksi dilakukan di wilayah hukum Polsek Sunggal, sedangkan satu lainnya terjadi di Jalan Bromo, wilayah hukum Polsek Medan Area.

“Saat ini kasusnya masih kami kembangkan untuk memburu dua pelaku lainnya,” tegasnya.

Polisi masih memburu dua pelaku lain yang diduga terlibat dalam rangkaian aksi tersebut.

Editor: Oki Budiman