POSMETRO MEDAN – Imbas dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak ( BBM) Pertamax dari harga 12.390 / Liter melonjak tajam menjadi Rp 16.670/ liter membuat warga terpaksa beralih ke Pertalite. Hal ini membuat tempat pengisian Pertalite di SPBU menjadi ramai dan rata- rata terjebak antrian panjang.
Pantauan, Kamis 11/6/2026 di SPBU yang ada di Kecamatan Lubuk Pakam dan Tanjung Morawa, kepadatan antrian warga terjadi hampir di seluruh SPBU, semua memburu BBM Pertalite dan bahkan ada SPBU yang sudah habis dan hanya menjual Pertamax.
“Dimana mana tempat isian Pertalite ramai antri orang ngisi, hajap kali kita dibuat Pemerintah Prabowo ini, ada SPBU yang tak antri panjang tapi Pertalite habis tingga Pertamax harga mahal kali,” ucap Tengku Heni, warga Tanjung Morawa.
Sejak Pemerintah dan Pertamina secara mendadak menaikkan harga BBM Pertamax pada Rabu 10/6 dini hari kemarin, Pertalite yang masih harga tetap langsung diserbu warga, tak hanya pengendara tapi pedagang eceran juga memborong Pertalite dengan jumlah banyak. Hal ini dikhawatirkan pasti mengakibatkan stok di SPBU cepat habis dan oknum SPBU juga rentan bermain.
” Iya banyak yang nyerbu semua ke Pertalite bentar saja habis alasan SPBU sudah dipesan dalam perjalanan, terpaksa mau tak mau beli Pertamax,” ucap Dana warga Lubuk Pakam( Wan)
EDITOR : Putra












