Aktor Utama dan Penadah Curian Minyak Avtur DPPU Pertamina Kualanamu Tak Diungkap

oleh
Pelaku Pencurian BBM Avtur di Pantai Labu Deli Serdang

POSMETRO MEDAN –  Pihak berwenang masih belum mengungkap aktor utama dan penadah dan pengkonsumsi minyak Avtur DPPU Pertamina Kualanamu yang dicuri pelaku dari pipa suplai di Pesisir Pantai Labu, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang beberapa waktu kemarin.

Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol Risqi Akbar pada wartawan menyebutkan bahwa pihaknya terus melakukan pendalaman dalam kasus pencurian BBM Avtur milik Pertamina di Kecamatan Pantai Labu.

Meski demikian, pihaknya belum bisa membeberkan penanganan dan pengungkapan dilakukan pihaknya karena masih melakukan langkah langkah pendalaman.

BACA JUGA..  Gagas Kerja Sama Strategis, Wali Kota Tawarkan Kopi Sumatra hingga Kolaborasi Bidang Medis ke Korsel

” Pengakuan pihak Pertamina, pencurian dilakukan pada saat minyak baru masuk untuk disuplai ke DPPU Pertamina bandara Kualanamu melalui pipa Laut dari arah pesisir pantai labu. Masuk minyak itu sebulan sekali. Bisa dua kali kalau pas hari besar lebaran atau Nataru. Pengungkapan masih terus dilakukan untuk mengungkap pemilik dan penampungnya serta siapa saja yang terlibat,” ujar Kasat Reskrim. Minggu, 16/2/2025.

Pencurian BBM Avtur melalui cara membolongi pipa suplai minyak ke Bandara Kualanamu, dilakukan empat orang tersangka yaitu Abdul Rafar, Irwansyah dan Hairi. Ketiganya adalah warga Desa Pantai Labu Pekan, Kabupaten Deli Serdang. Sedang satu orang lain, berinisial J masih buron, begitu juga dengan oknum yang terlibat sudah di proses instansinya.

BACA JUGA..  Optimalkan Pendapatan Daerah, Wali Kota Sampaikan Penjelasan Revisi Perda Pajak dan Retribusi

Sementara gudang penadah BBM Avtur curian yang berada di daerah Marelan Medan belum diungkap pihak berwenang dan kemana avtur itu dijual selanjutnya juga tak diungkap. Praktek pencurian Avtur bahan bakar pesawat terbang ini sudah berlangsung sejak tahun 2021 lalu , ratusan ton BBM Avtur sudah disedot para maling dan menghasilkan uang milyaran rupiah. Dalam sekali sedot itu bisa mengambil BBM Avtur mencapai 30 ton lebih.

BACA JUGA..  Kasus Penggelapan Rp 350 Juta, Hakim PN Lubuk Pakam Dengar Keterangan Saksi Dari Terdakwa

Praktek pencurian BBM Pertamina DPPU Pertamina ini kejahatan besar yang baru terbongkar. Pihak TNI Angkatan Laut Pos Pantai Labu serta Lantamal I Belawan berperan besar dalam membongkar pencurian yang merugikan negara tersebut.( Wan)

EDITOR: Rahmad