POSMETRO MEDAN – Polemik pengadaan seragam sekolah di Aceh Tenggara kembali mencuat. Lagi-lagi SMPN 3 Kutacane diduga melanggar aturan dengan tetap melakukan pengadaan baju batik dan baju olahraga bagi siswa ajaran baru, padahal sudah jelas hal itu dilarang.
Seorang wali murid kepada posmetromedan Sabtu (12/9), mengaku heran dan terpaksa mengikuti kebijakan sekolah.
“Walau aturan sudah menyatakan bahwa sekolah tidak boleh melakukan pengadaan baju seragam sekolah tapi SMPN 3 Kutacane tetap ada melakukan pengadaan baju batik, baju olahraga untuk siswa ajaran baru dengan harga Rp500.000,” ujarnya.
Ia menyebut, pihak sekolah memberi kelonggaran pembayaran dengan sistem angsuran dua kali. Namun menurutnya, wali murid tidak punya pilihan lain selain mengikuti.
“Kami wali murid terpaksa harus mengikuti apa arahan dari sekolah dan pengambilan baju bisa angsur dua kali pembayaran,” katanya.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, sekolah dilarang keras menjual atau mewajibkan pembelian seragam sekolah termasuk seragam khas seperti baju batik dan baju olahraga secara langsung kepada orang tua atau wali murid.
Lebih tegas lagi, Pasal 181 dan 198 PP No. 17 Tahun 2010 melarang pendidik, tenaga kependidikan, dewan pendidikan, dan komite sekolah untuk menjual seragam atau bahan seragam di satuan pendidikan. Tenaga kependidikan, komite sekolah, dan pihak sekolah juga dilarang menjadi pihak yang menjual atau berbisnis seragam sekolah.
Ia pun mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Aceh Tenggara untuk segera bertindak.
“Dinas pendidikan dan kebudayaan (Dikbud) Aceh Tenggara jangan diam dan panggil kepsek SMPN 3 Kutacane. Dasar apa mereka melakukan pengadaan seragam sekolah sedangkan aturan sudah jelas dilarang sekolah melakukan pengadaan seragam sekolah bagi siswa baru,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, posmetromedan Sabtu (12/9) sudah mendatangi SMPN 3 Kutacane. Namun Kepala Sekolah, Insan Kamil Nurdin tidak berada di tempat. Seorang guru menyebut kepsek sedang luar daerah.
Posmetromedan terus melakukan konfirmasi kepada Kepsek SMPN 3 Kutacane Insan Kamil Nurdin melalui pesan WhatsApp.
Maaf bg, saya tidak tahu masalah seragam. Itu saya dengar urusan komite. Saya sedang di Takengon, “ujar kepsek SMPN 3 Kutacane Insan Kamil Nurdin melalui balasan WhatsApp nya. (Zal)
EDITOR : Putra











