Ibu Beli Gorengan, Balita Hilang Hanyut

oleh
PENCARIAN: Tim gabungan melakukan pencarian bocah yang hanyut.

POSMETROMEDAN.COM – Akibat kelalaiannya, Irnawati Sianturi (39) kini dihantui rasa was-was. Sebab putranya yang masih berusia 3 tahun mendadak hilang saat dia beli gorengan di warung.

Kuat dugaan bocah bernama Anju Risky Pratama Sitorus tersebut hanyut di saluran irigasi.

Hingga berita diturunkan redaksi, upaya pencarian dengan menyisir saluran irigasi hingga alur sungai Bah Bolon masih dilakukan.

Informasi diperoleh, Rabu (1/7/2020) sekira pukul 14.30 WIB kemarin Irnawati membawa putranya membeli gorengan di warung tak jauh dari kediaman mereka di Huta III Nagori Raja Maligas, Kecamatan Huta Bayu Raja.

BACA JUGA..  Mahasiswa USU Jual Inex Sistem COD

Sesampai di warung, Irnawati memesan gorengan. Sementara Anju bermain di dekat irigasi.

Selesai membeli gorengan, ibu korban pun bermaksud untuk pulang ke rumahnya bersama anaknya.

Namun, Irnawati tidak melihat lagi keberadaan anaknya (korban) hingga dicari ke saluran irigasi pun, korban tidak kunjung ditemukan.

Selanjutnya Ibu korban meminta bantuan kepada warga setempat untuk melakukan pencarian.

Irnawati menduga anaknya hanyut terbawa arus air irigasi, karena selama ini korban bila melihat air selalu minta mandi dan sering langsung terjun ke dalam air.

BACA JUGA..  Kadinkes Nias Ditahan Kasus Korupsi Pembangunan RS

Dengan kebiasaan korban tersebut, Ibu korban langsung meminta tolong kepada warga agar melakukan pencarian di saluran irigasi.

Kemudian warga sekitar beserta Pangulu Nagori Raja Maligas, Pangulu Nagori Bahal Batu dan Personil Polsekta Tanah Jawa melakukan pencarian di sepanjang saluran Irigasi sampai ke muara Irigasi di Huta Kucingan Bandar.

Upaya pencarian hingga pukul 20.00 wib belum juga membuahkan hasil, hingga akhirnya diputuskan upaya pencarian pun dihentikan sementara dan dilanjutkan keesokkan harinya.

BACA JUGA..  Kepergok VCS Sambil Pamer Payudara, Istri Ditikami

Keesokkan harinya, Kamis (2/7) pagi Tim Basarnas Parapat dan BPBD Kabupaten Simalungun sudah berada di lokasi kejadian. Upaya pencarian pun dilanjutkan hingga menyisir hilir saluran irigasi yaitu sungai Bah Bolon yang berada di Nagori Kucingan, Kecamatan Bosar Maligas.

Kanit Reskrim Polsekta Tanah Jawa, Iptu JW Saragih membenarkan bahwa hingga Kamis (2/7/2020) sekira pukul 12.30 WIB korban masih belum diketemukan.

Saat ini pihaknya bersama TNI AD, Basarnas, BPBD Simalungun dan warga masih terus melakukan upaya pencarian, katanya.(adi/fi/ras)