Saling Lirik, Dua Pemuda Tewas Baku Tikam

oleh

MEDAN–Hanya gegara saling lirik, dua pemuda di Sei Mencirim, Sunggal, terlibat duel pakai senjata tajam. Sempat saling tikam, nyawa keduanya pun melayang.

Dengan berlumuran darah, keduanya didapati warga tergeletak di Jalan Sei Mencirim, Dusun II, Desa Paya Geli, Sunggal, Kamis (28/5/2020) sekira pukul 14.00 WIB.

Informasi dihimpun, salah seorang diketahui bernama Riki Hardiansyah atau biasa dipanggil Kiki Barong (48). Sedangkan lawannya adalah pengendara sepedamotor yang belum diketahui identitasnya.

Kadus II Desa Paya Geli, Syahril saat ditemui di lokasi kejadian mengaku belum mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.

BACA JUGA..  Depresi Ditinggal Pacar, Pemuda di Galang Nekat Gantung Diri

“Saat kejadian saya lagi posisi di rumah, baru pulang kantor, ditelpon Pak RT, bahwa ada kejadian penikaman. Langsung aja kita ke lokasi. Sampai di TKP, udah tergeletak dua-dua, dengan posisi di dada menancap pisau,” katanya.

Syahril mengakui bahwa Kiki Barong adalah salah satu dari warga Dusun II, Desa Paya Geli. Selama ini pria tersebut memang diketahui memiliki gangguan jiwa.

“Dia tinggal di sini sendirian, gak punya keluarga sama sekali. Makanya heran juga kita kenapa bisa kejadian seperti ini. Untuk makannya pun, sering warga sini yang mengasih,” bebernya kepada wartawan.

BACA JUGA..  Wali Kota Medan Tinjau Jembatan Perlintasan KA di Gang Damai

Sedangkan satu pria lainnya yang juga tewas di lokasi, Syahril menyebut dirinya sama sekali tidak mengenalinya. Syahril menduga, bahwa kedua pria tersebut tewas setelah terlibat pertengkaran hingga akhirnya saling tikam.

Pantauan di lokasi, sejumlah personel Polsek Sunggal melakukan olah TKP dan meminta keterangan beberapa saksi. Jasad kedua korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan.

Terpisah, pihak kepolisian dari sektor Mapolsek Medan Sunggal menjabarkan menurut informasi dari warga. Kejadian berawal dari pemuda yang tak di kenal melintas di depan Kiki Barong dan melirik, lalu Kiki barong merasa tidak senang dan mengeluarkan senjata tajam.

BACA JUGA..  Kepala Dinas Sosial Tebing Tinggi Jadi Tersangka, Kasus Korupsi DLH

“Kemudian si pengendara tersebut juga mengeluarkan senjata tajam. Melihat itu, Kiki Barong menghampiri orang tersebut lalu menikamnya. Tikaman pertama kena tangan si pengendara. Orang tak dikenal selanjutnya balas menikam sehingga terjadi perkelahian satu lawan satu dengan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan keduanya tewas di tempat,” ucap Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi dalam siaran persnya.(oki/ras)