Lagi-Lagi Lampu Jalan di Seputaran Kute Kutacane Sebagian Padam, Anggaran PJU DLHK Dipertanyakan

oleh
Lampu jalan padwm.

POSMETRO MEDAN – Lagi-lagi lampu penerang di seputaran jalan Kali Bulan, Kute Kutacane, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara sebagian padam.

Kekecewaan warga terkait padamnya lampu jalan di Kutacane sangat beralasan, terutama karena setiap bulan masyarakat taat membayar Pajak Penerangan Jalan (PPJ) melalui tagihan listrik.

Warga Kute Kutacane, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara mengeluhkan kondisi lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang sudah berbulan-bulan padam.

BACA JUGA..  Jalan Arteri Bandara Kualanamu Gelap dan Rawan Begal

Pantauan Posmetromedan di lapangan, sebagian besar lampu di sepanjang jalan seputaran Kute Kutacane ada 6 tiang lampu padam tidak menyala saat malam hari, sehingga kondisi jalan menjadi gelap gulita dan rawan kecelakaan serta tindak kejahatan.

“Warga heran dengan kinerja Dinas DLHK, apa tidak tahu mereka bahwa sebagian lampu di jalan Kute Kutacane padam,” keluh salah seorang warga kepada Posmetromedan, Kamis (5/11).

BACA JUGA..  Kasus Penganiayaan di Karya Jaya Dilapor Balik, Korban Minta Keadilan

Menurut warga, seharusnya DLHK sigap melakukan perawatan karena masyarakat setiap bulan sudah dibebankan pajak penerangan jalan umum (PPJU) melalui pembayaran listrik.

“Padahal kita masyarakat setiap pembayaran listrik sudah dipotong untuk bayar pajak buat lampu jalan. Tapi kenapa lampu jalan kami dibiarkan padam berbulan-bulan,” protes warga.

“Dan kita desak Polres Agara untuk segera melakukan penyelidikan terhadap anggaran yang ada di DLHK. Bila ada temuan yang merugikan negara, proses sesuai hukum yang berlaku,” tegas warga.

BACA JUGA..  Bawa 1 Ons Ganja, Udin Dono Digolkan

Posmetromedan telah melakukan konfirmasi kepada Kadis DLHK Agara, Ahmad Yani, pada Kamis (5/11) melalui pesan WhatsApp mempertanyakan berapa anggaran untuk pemeliharaan lampu jalan dan kenapa lampu jalan sudah sebulan lebih sebagian padam tidak ada perbaikan.

Sampai berita ini tayang, belum ada jawaban resmi dari Kadis DLHK Agara Ahmad Yani.(Zal)

EDITOR : Putra