POSMETRO MEDAN – Sekitar 5 kawanan perampok tikam sopir dan kernet truk tangki di Medan Belawan, dua diantaranya ditangkap.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo mengatakan perampokan terjadi pada Jumat (17/4/2026) lalu sekitar pukul 22.07 WIB. Saat itu, korban M Irfan dan kernetnya Toib Ritonga baru saja selesai bongkar muat minyak.
“Menurut keterangan pelapor, korban yang merupakan sopir truk tangki PT Indra Angkola baru saja selesai membongkar muatan minyak di Pelabuhan Ujung Baru Belawan dan hendak pulang,” kata Agus, Selasa (21/4/2026).
Di tengah perjalanan, korban diberhentikan para pelaku yang berjumlah sekitar lima orang. Para pelaku berdalih ingin meminta minyak sisa bongkaran.
Korban pun menghentikan truknya. Tak lama, salah seorang pelaku langsung naik ke pintu sopir dan meminta uang.
“Salah satu pelaku naik ke pintu bagian sopir dan meminta Rp 10.000. Korban sempat memberikan Rp 3.000, tetapi pelaku mencoba merampas handphone korban,” jelasnya.
Korban berupaya melakukan perlawanan, namun pelaku mengeluarkan pisau dan langsung menusuk paha Irfan.
Tak hanya itu, pelaku lain juga menikam korban Toib menggunakan celurit hingga mengalami luka di bagian punggungnya.
Akibat kejadian tersebut, korban membuat laporan ke Polres Pelabuhan Belawan. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, dua orang pelaku berhasil ditangkap di kawasan Belawan Bahari pada Senin (20/4/2026).
Keduanya yakni Rahman Fadilla (27) dan Saut Togar Paringotan Sinaga (26). Sementara untuk pelaku lainnya masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
“Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini,” pungkasnya.(dtk)












