Bendera Robek Berkibar Penuh di Puskesmas Sigordang Saat Suasana Duka Nasional

oleh
Bendera yang robek.

POSMETRO MEDAN  – Di tengah suasana duka nasional atas wafatnya mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, Try Sutrisno, muncul sorotan dari masyarakat terkait pengibaran bendera Merah Putih di Puskesmas Desa Sigordang, Kecamatan Narumonda.

Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun di lapangan, bendera yang dikibarkan di halaman Puskesmas tersebut terlihat dalam kondisi kusam bahkan robek. Selain itu, bendera juga dikibarkan penuh, bukan setengah tiang sebagaimana lazimnya dilakukan saat masa berkabung atau penghormatan atas wafatnya tokoh nasional.

Kondisi ini menjadi perhatian warga sekitar. Mereka menilai bahwa simbol negara seharusnya dijaga dengan baik serta diperlakukan dengan penuh penghormatan. Apalagi dalam momen duka bagi bangsa Indonesia.

Saat dikonfirmasi, pihak keluarga Kepala Puskesmas melalui suaminya menyampaikan bahwa tidak ada informasi yang disampaikan di grup WhatsApp internal terkait instruksi pengibaran bendera setengah tiang. Hal itulah yang disebut menjadi alasan mengapa bendera tetap dinaikkan seperti biasa.

BACA JUGA..  Ruko Terbakar, 1 Orang Tewas

Meski demikian, sejumlah warga berharap kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait. Selain menjaga kondisi bendera agar tetap layak digunakan, mereka juga berharap adanya koordinasi yang lebih baik dalam menyikapi peristiwa nasional yang membutuhkan penghormatan bersama.

Bendera Merah Putih sebagai lambang negara memiliki makna kehormatan dan persatuan bangsa. Oleh karena itu, masyarakat mengingatkan agar setiap instansi pemerintah maupun fasilitas pelayanan publik dapat lebih memperhatikan aturan serta etika dalam pengibaran bendera.

BACA JUGA..  Bupati Samosir Dukung Bank Sumut Naik Kelas

Peristiwa ini pun menjadi pengingat bahwa penghormatan terhadap simbol negara bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk penghargaan terhadap perjuangan dan sejarah bangsa Indonesia.(DM)

EDITOR : Putra