POSMETRO MEDAN – Upaya pencarian terhadap Meskam (76), warga Desa Aras, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, yang dilaporkan hilang saat mencari ikan, berakhir duka.
Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa di aliran Sungai Besar, tepatnya di sekitar tangkahan pasir Desa Sukaramai, Senin (13/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Jenazah korban kemudian dievakuasi, dibersihkan, dan dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Sebelumnya, Meskam berangkat seorang diri menggunakan sampan untuk mencari ikan di Sungai Aras atau yang dikenal warga sebagai Sungai Bernuk, Minggu (12/7/2026) pagi. Namun hingga sore hari sekitar pukul 17.00 WIB, korban tak kunjung pulang sehingga keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Air Putih.
Menerima laporan itu, personel Polsek Air Putih bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Batu Bara, PMI, dan masyarakat langsung melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai hingga larut malam.
Dalam pencarian hari pertama, tim hanya menemukan sepeda motor milik korban serta sampan yang digunakannya tersangkut di akar pohon di kawasan Sungai Besar, Kampung Jawa Blok 20. Korban belum berhasil ditemukan sehingga operasi pencarian dilanjutkan keesokan harinya.
Hasilnya, pada Senin siang, jasad Meskam ditemukan sekitar 10 kilometer dari lokasi ditemukannya sampan, terbawa arus hingga ke tangkahan pasir Sungai Besar, Desa Sukaramai.
Plt Kepala BPBD Batu Bara, Ilyas, membenarkan penemuan tersebut. Ia mengatakan korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
“Tim SAR siang tadi telah menemukan jenazah Meskam sekitar 10 kilometer dari lokasi korban mencari ikan di tangkahan pasir Sungai Besar. Saat ini korban telah dibawa ke rumah duka di Desa Aras,” ujar Ilyas.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama ketika pergi seorang diri dan menghadapi kondisi arus yang berpotensi membahayakan.
Editor: Oki Budiman












