Pedagang Bakso Bakar Nyambi Jadi Bandar Togel

oleh
Hendri Suandi Lase pedagang bakso bakar yang diduga sebagai pengedar judi togel. (ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Hendri Suandi Lase, yang merupakan pedagang bakso bakar di Dusun III Desa Silau Maraja, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan, ditangkap polisi karena diduga menjadi Bandar judi togel Macau.

 Pria berusia 31 tahun itu diamankan Unit Jatanras Satreskrim Polres Asahan saat beraktivitas di warung bakso bakarnya.

 Diinformasikan, pelaku (Hendri) ditangkap pada hari Senin (2/2) sekitar pukul 21.00 WIB, setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas perjudian di lokasi tersebut.

BACA JUGA..  Pria Paruh Baya Cabuli 4 Bocah

 Kepada wartawan, Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Immanuel P. Simamora mengatakan, setelah mendapatkan informasi itu, pihaknya langsung menindaklanjuti laporan dengan melakukan penyelidikan.

 “Begitu mendapat laporan dari masyarakat, saya langsung memerintahkan Unit Jatanras untuk melakukan penyelidikan dan penindakan di lokasi,” kata AKP Immanuel, Rabu (4/2).

 Dari hasil pemantauan, petugas mendapati pemesanan angka togel Macau dilakukan melalui telepon genggam. Transaksi pembayaran dilakukan secara langsung di warung tersebut.

BACA JUGA..  Wanita Pembuang Mayat Bayi, Melahirkan Sendiri

 Setelah memastikan adanya unsur perjudian, polisi melakukan penggerebekan dan mengamankan pelaku beserta barang bukti.

 Ketika pihak Kepolisian datang, Hendri tidak dapat mengelak saat diamankan petugas.

 Hasil pemeriksaan awal mengungkapkan bahwa praktik perjudian tersebut telah dijalankan sejak Desember 2025.

 Kini pelaku telah ditahan di Mapolres Asahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Berkas perkara pelaku akan segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

BACA JUGA..  RDP Komisi IV DPRD Medan, Pelanggaran Izin dan Kebocoran PAD Reklame Mulai Terkuak

 AKP Immanuel menegaskan Polres Asahan berkomitmen menindak tegas segala bentuk praktik perjudian di wilayah hukumnya.

 “Kami tidak akan memberi ruang bagi segala bentuk praktik perjudian, baik konvensional maupun online,” tutupnya.

Editor : Oki Budiman