POSMETRO MEDAN – Penikaman hingga menyebabkan hilangnya nyawa Hendi (41), terjadi di Kelurahan Guntingsaga, Kecamatan Kualuh Selatan, Labuhanbatu Utara, Selasa (10/2/2026).
Pelaku diketahui berinisial Bud, yang tak lain adalah keluarga kerabat mertua korban. Pelaku mendatangi kediaman korban sekitar pukul 10.00 WIB, saat korban masih tidur di kamar.
“Awalnya tidak ada tanda-tanda mencurigakan. Tiba-tiba terdengar keributan dari dalam rumah korban. Tidak lama kemudian, korban sudah bersimbah darah, sementara pelaku yang juga tetangga korban langsung meninggalkan lokasi,” ujar salah seorang saksi kepada wartawan.
Korban sempat dievakuasi warga ke Rumah Sakit Umum Aekkanopan di Jalinsum Si Dua-dua untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia kurang lebih satu jam setelah penanganan medis.
Pasca kejadian, Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kualuh Hulu segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait motif pembunuhan maupun status hukum terduga pelaku.
Seorang dokter di RSUD Aekkanopan, Rivan, menyebutkan bahwa korban sempat mendapatkan penanganan maksimal dari petugas medis, namun luka yang dialaminya terlalu serius sehingga nyawanya tidak tertolong.
Korban diketahui sehari-hari bekerja sebagai tenaga honorer di UPT Jembatan Timbang Mambangmuda dan meninggalkan seorang istri serta dua anak.
Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Citra Yani Br Barus, membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku.(mis)











