Kontrakan Terbakar, 2 Pegawai Lapas Tewas

oleh
oleh
Rumah kontrakan di Labuhanbatu terbakar menyebabkan dua pegawai Lapas tewas.

 

 

POSMETRO MEDAN – Dua orang tewas dalam kebakaran rumah kontrakan di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Labuhan Bilik, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, terbakar Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 20.30 WIB.

Kedua korban merupakan pegawai Lapas Labuhan Bilik. Mereka ditemukan tewas setelah terjebak di dalam kobaran api.

Informasi dihimpun, api pertama kali diketahui oleh salah satu saksi bernama Maulana Akbar Al Hakim. Saat kejadian, saksi sedang berada di kamar belakang rumah.

BACA JUGA..  Remaja Putri Tewas Disambar Petir

Saat keluar kamar, saksi melihat api sudah berkobar besar dari arah pintu depan. Saksi sempat mencoba memadamkan api dengan alat seadanya sambil berteriak meminta tolong.

Namun, api yang cepat membesar membuatnya terpaksa menyelamatkan diri melalui pintu dapur.

Dua korban lainnya, James Markus Purba dan Samuel Alexander, diduga tidak sempat menyelamatkan diri karena posisi kamar mereka terkunci dari dalam saat api mengepung bagian depan rumah.

BACA JUGA..  Helikopter Kecelakaan di Kalbar, 8 Orang Tewas

Warga sekitar bersama petugas pemadam kebakaran dan pihak kepolisian berupaya keras memadamkan api. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan penyisiran dan menemukan kedua korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

James Markus Purba ditemukan meninggal dunia di area teras rumah. Sedangkan korban Samuel Alexander ditemukan tewas di bagian ruang tamu.

Kepala Lapas Kelas III Labuhan Bilik, Leonardo Panjaitan membenarkan bahwa kedua korban adalah anggotanya.

BACA JUGA..  Rumah Kos Terbakar, Api Sempat Merembet ke RSU Martha Friska

Ia menyampaikan duka cita yang mendalam atas tragedi yang menimpa keluarga besar Lapas Labuhan Bilik.

Sementara itu, Plt Kasi Humas Polres Labuhanbatu Iptu Arwin menyebut rumah kontrakan yang terbakar milik Rudi Damanik. Kerugian materiil akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp100 juta,” ujar Iptu Arwin, Senin (22/12/2025).

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti munculnya api.(bbs)