POSMETRO MEDAN – Suasana sore di kawasan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, mendadak riuh. Seorang buruh pabrik tahu perempuan menjerit histeris ketika ponselnya dirampas oleh pria tak dikenal.
Kemudian pelaku melarikan diri ke arah Jalan Pancing IV. Beruntung saat kejadian di lapangan, Aipda Sumarno, personel Direktorat Pengamanan Objek Vital (Dit Pamobvit) Polda Sumatera Utara, yang menerima informasi langsung bergegas ke lokasi.
“Saya meluncur dengan niat membantu. Sampai di sana, saya melihat kerumunan pemuda sekitar dua puluh orang, sebagian besar mencurigakan, mungkin pengguna narkoba,” katanya, Rabu (22/10).
Di tengah kerumunan yang diduga geng motor itu, Sumarno melihat seseorang menggenggam ponsel yang ciri-cirinya sama dengan milik korban. Tanpa menunggu bantuan, ia mengambil langkah cepat.
“Saya sempat memberi peringatan agar tidak melawan,” kata Sumarno.
Ketika situasi mulai terkendali, ia langsung mengamankan pelaku dan memastikan tak ada perlawanan dari kelompok lainnya.
HandPhone merek Vivo berhasil ditemukan di tangan pelaku, barang bukti yang menjadi kunci dalam kasus tersebut.
Setelah mengamankan tersangka, Sumarno langsung menyerahkan pelaku ke Polres Pelabuhan Belawan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Langkah cepat anggota Dit Pamobvit ini mendapat apresiasi dari warga sekitar.
Kejadian itu menjadi gambaran nyata kesiapsiagaan aparat kepolisian di lapangan. Di tengah situasi tak menentu dan potensi ancaman dari kelompok jalanan, ketenangan dan keberanian menjadi kunci.
Bagi Aipda Sumarno, tindakan tersebut bukan soal keberanian semata, tapi soal panggilan tugas.
“Intinya kami hadir untuk melindungi masyarakat. Apa pun kondisinya, itu tanggung jawab kami sebagai anggota Polri,” tuturnya.
Editor : Oki Budiman











