POSMETRO MEDAN – Drama penyebab terjadinya hutang dalam menjalankan roda administrasi dan manajemen keuangan RSUD Kabupaten Karo, yang di nahkodai dr.Evanita Bangun dan kroni-kroninya mulai menunjukkan titik terang. Hal ini berkat gerakan cepat yang dilakukan tim inspektorat Kabupaten Karo
Dari desas-desus yang viral diantara para pegawai terdengar semenjak kepemimpinan dr.Evanita Br Bangun yang menjadi top leader di Rumah Sakit Umum Daerah Pemerintah Kabupaten Karo kurang lebih satu tahun terjadi hutang Rp 9 Miliar Lebih mulai 31Desember 2024
Dari laporan yang ditanda-tangani dr.Evanita br bangun terdapat 96 enam item hutang yang belum terselesaikan atau belum dibayar kan kepada masing-masing penyedia barang,obat dan jasa serta tempat lainya seperti rumah makan dan biaya perjalanan dinas hingga logistik plastik yang jumlahnya dapat memicu percepatan detak jantung
Terkait hal tersebut diatas direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karo, dr Evanita br bangun,Rabu ( 25/06/2025) sekira pukul 11.12 wib di Kantornya lebih memilih ngumpul bareng dengan staf nya yang terdengar cekikikan ketawa -ketiwi sambil berkata ,” Masih ada kerjaan kami ,”ujarnya cuek dengan wartawan yang hendak konfirmasi
Tempat terpisah kepala inspektorat kabupaten karo melalui sekretarisnya, Hartony Keliat Rabu (25/06/2025) di ruang kerjanya mengakui bahwa tim Irban sedang melakukan pemeriksaan terkait hutang yang terjadi pada pengelolaan keuangan dan pelayanan RSUD Kabupaten Karo
” Tim Inspektor pembantu (IRBAN) telah melakukan pemeriksaan selama satu bulan lebih,”ujarnya singkat (mrk)
EDITOR : Rahmad












