PERUMAHAN WEB

Pohon Tumbang di Tapsel, Sekeluarga Korban 1 Tewas 2 Kritis

oleh
Rumah sederhana yang remuk ditimpa pohon pinus akibat hujan deras di Tapanuli Selatan. (Amran Pohan/Posmetromedan.com)

Posmetromedan.com – Angin kencang yang melanda Tapanuli Selatan (Tapsel) pada Selasa (21/5/2024) malam mengakibatkan pohon tumbang, dan menimpa satu unit rumah warga, di Desa Situmba, Kecamatan Sipirok.

Satu keluarga penghuni rumah sederhana dengan ukuran sekitar 6×7 itu, jadi korban setelah rumahnya ambruk ditimpa pohon besar, sekitar pukul 23.00 Wib. Satu orang diantaranya meninggal dunia. Dua orang kritis dan satu lainnya luka ringan.

“Ada 4 orang yang tinggal dirumah naas itu. Tadi malam, angin kencang melanda wilayah ini. Sekitar jam 11.00 Wib, rumah itu remuk di timpa pohon pinus yang tumbang oleh angin kencang,” tetang Kepala Desa Situmba, Adam Sobaroh Pane, Rabu (22/5/2024).

BACA JUGA..  Polsek Medan Tembung Tembak Pembunuh Penjual Mie

Dikatakan, korban meninggal Erni Sahwani Siregar (26), telah dikebumikan di Desa Sialagundi, Sipirok, kampung orang tua. Sementara suaminya, Akhir Harahap (30) mengalami patah tulang dan luka lainnya, masih menjalani perawatan di RSUD Sipirok. Sementara anak sulungnya Muhammad Rajab (8), sedang diperjalanan menuju Medan, untuk mendapat penanganan lebih maksimal karena kondisinya sangat kritis.

“Sedangkan anaknya yang bungsu hanya luka ringan dan sudah dibawa pulang. Saat ini berada di rumah opung (Kakek dari pihak mamaknya) di Desa Sialagundi,” tetang Kades.

Sementara itu, tetangga terdekat dari rumah tertimpa pohon itu adalah rumah Bornok Harahap. Tetangga terdekat inilah yang mengetahui pertama sekali musibah yang menimpa keluarga itu. Lalu memberitahukan kepada warga lainnya untuk evakuasi.

BACA JUGA..  Pengedar Sabu Pindah Tempat Tidur 

Pada wartawan Bornok menjelaskan, angin memang bertiup kencang malam itu. Dirinya bersama anak dan istri masih ngobrol walaupun sudah larut malam, tiba-tiba terdengan suara reruntuhan keras. Mereka sontak keluar untuk memastikan suara apa gerangan.

“Kami melihat rumah Akhir roboh ditimpa kayu. Kamipun memanggil warga lainnya untuk membantu korban ditengah reruntuhan,” ucapnya.

Dari penuturan Bornok, posisi batang dan dahan dari pohon tumbang itu, menipa kamar tempat beristirahatnya keluarga kecil itu.

“Saat ditemukan si istri (Erni Sahwani Siregar) sudah tak begerak lagi. Tetapi tetap dibawa ke RSUD Sipirok untuk memastikan. Sedangkan Akhir Harahap posisinya terjepit direruntuhan sambil memeluk atau melindungi anak bungsunya Akipah Nailah (3). Anaknya yang paling besar luka parah,” terangnya.

BACA JUGA..  Dalam Kamar Kos, Sepasang Pemilik Sabu Digrebek

Amatan wartawan, rumah duka di Desa Sialagundi ramai dikunjungi pelayat. Sedangkan dilokasi kejadian, rumah yang remuk itu relatif sepi dan telah dipasang garis polisi.

“Dimakamkan Bakda Dzuhur (setelah Solat Dzuhur),” jelad Kepala Desa Sialagundi, Syafruddin Siregar.

foto: Rumah remuk ditimpa pohon setelah diterjang anging kencang di Situmba, Sipirok. (*)

Reporter: Amran Pohan
Editor: Maranatha Tobing