POSMETROMEDAN.com – Sejumlah anak remaja yang tergabung dalam geng motor melakukan penyerangan ke daerah Desa Aras Kabu, Kecamatan Beringin, Deliserdang, Sabtu (25/3) sekitar pukul 23.45 WIB kemarin.
Remaja geng motor ini juga membawa clurit dan kelewang persis di dekat perlintasan kereta api Pasar Sore, tak ayal membuat warga sekitar ketakutan. Bahkan sampai ada yang berlarian.
“Siapa yang tidak takut, tiba-tiba geng motor datang membawa clurit dan kelewang. Kita pun gak tau siapa yang mau mereka cari,” terang Anto, salah seorang warga.
Diketahui, meski anak gang motor itu masih usia belasan tahun, tapi sangat bringas. Sehingga sangat meresahkan masyarakat.
“Jangan karena mereka anak dibawah umur hanya diberi pengarahan dan surat perjanjian. Sementara tindakan bisa membuat korban jiwa. Ini yang membuat mereka merasa bebas mengulangi perbuatannya,” kesal Anto dan beberapa warga lainnya.
Polsek Beringin yang mendapat informasi adanya aksi genk motor langsung bergerak ke lokasi.
Mengetahui sejumlah aparat kepolisian telah datang, para remaja geng motor langsung membubarkan diri ke daerah Kualanamu.
“Tadi tim kita langsung ke lokasi. Mengetahui kedatangan kita, mereka langsung bubar,” ucap Kapolsek Beringin, AKP Doni Simanjuntak kepada awak media.
Beberapa warga warga Desa Tumpatan yang mengetahui bahwa para remaja genk motor itu sudah masuk ke daerah Aras Kabu atau Pasar Sore, langsung melakukan penjagaan disekitar jalan besar perlintasan menuju Bandara Kualanamu.
Terpisah, Camat Lubuk Pakam, Budi Pane memerintahkan para kepala desa, lurah dan jajarannya untuk tetap siaga di daerah masing-masing guna mempersempit ruang gerak genk motor.
“Saya sudah perintahkan para kepala desa, lurah dan jajarannya untuk stanbay didaerahnya. Setiap desa, kelurahan juga sudah siskamling. Artinya, warga juga harus ikut menjaga keamanan dan ketertiban daerahnya masing-masing,” ungkap Budi. (*)
Repoeter: Oki Budiman
Editor: Maranatha Tobing












