POSMETROMEDAN.com – Anggota DPRD Sumut, H Syamsul Qamar biasa disapa SQ, mengakhiri agenda resesnya selama seminggu, di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), dengan menyerahkan bantuan secara simbolis bantuan dari Pemerintah Provinsi Pemprovsu, untuk pembangunan Mesjid Baiturrahmi, Pasar Sipagimbar, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Sabtu (3/12/2022) lalu.
Bantuan senilai Rp100 juta itu, diterima Ketua dan Bendahara Panitia Pembangunan Mesjid Baiturrahmi, Ahmad Benbela dan Ahmad Zein Ritonga, disaksikan Tokoh Masyarakat Sumut H Syahrul M Pasaribu, Anggota DPRD Tapsel M Rawi Ritonga, Tokoh Masyarakat Sipagimbar Parajaon Marpaung dan ratusan warga, bertempat di mesjid itu.
Syamsul Qamar yang juga Ketua Fraksi Golkar sekaligus Ketua Komisi E DPRD Sumut ini menyebut, penyerahan secara simbolis bantuan Pemprovsu untuk Mesjid Baiturrahmi itu, merupakan puncak kegiatan resesnya selama seminggu penuh di Tapsel.
“Semoga bantuan ini dipergunakan sebagaimana peruntukannya, sehingga nantinya dapat melengkapi pembangunan Mesjid Baiturrahmi dalam upaya meningkatkan kwalitas keimanan kita semua sebagai bagian dari upaya mewujutkan Sumut Bermartabat,” ungkap SQ sapaan akrabnya.
Disampaikan, selama menggelar reses di 10 lokasi di Tapsel, terdapat berbagai masukan dan aspirasi dari warga. Nantinya, masukan dan aspirasi yang dirangkum, akan diperjuangkan untuk disahuti dan anggarannya ditampung atau pembangunannya direalisasikan melalui APBD Sumut.
“Jika aspirasi itu masuk pada kategori kabupaten, tentu akan kita sampaikan pada kawan-kaean di DPRD Tapsel. Demikian juga jika masuk pada kategori kewenangan Pusat, kita juga teruskan ke Senayan melalui Fraksi Golkar disana, sehingga usulan koum-koum (saudara) kita semua dapat tersahuti,” ungkapnya.
Diutarakan, pada pelaksanaan resesnya di 6 dari 15 kecamatan di Tapsel, selalu mengajak Tokoh Masyarakat Sumut, yang juga Bupati Tapsel 2 periode, H Syahrul M Pasaribu untuk menemani. Sebab, selain sebagai sahabat dan Wakil Ketua Wantim Golkar Sumut, baginya Syahrul Pasaribu (SP), sangat sukses dalam menakhodai pembangunan di Tapsel, selama dua periode. Selain itu, gaya memimpinnya sangat merakyat dan kerab berkeliling Tapsel hingga kepelosok-pelosok. Tentu, dengan keikut sertaannya pada reses itu, akan memberi nuansa dan warna tersendiri dalam suksesnya kegiatan reses yang lebih merakyat dan mendapat aspirasi yang lebih tepat.
“Saya fokus menggelar reses di Tapsel. Ada 10 tempat di 6 kecamatan. Karena saya ingin mendapat usulan dan aspirasi dari rakyat yang menjadikan saya duduk dikursi DPRD Sumut saat ini. Dan seterusnya, akan memperjuangkan realisasinya dari usulan dan aspirasi itu, sebagai wujut menyahuti konstituen,” ungkapnya, sambil berharap, agar warga nantinya mendukung pencalonan H Syahrul M Pasaribu berkiprah di Senayan.
“Sosok merakyat, peduli, visioner dan memiliki kerja nyata, kerja cerdas dan kerja tuntas seperti Syahrul Pasaribu sangat kita butuhkan menjadi wakil kita di Senayan,” ungkapnya seraya menyebut, warga harus tetap kompak dan menjaga silaturahmi.
“Pada reses kali ini, kami juga sempatkan diri memantau berbagai pembangunan yang bersumber dari APBD Sumut tahun ini,” ungkapnya.

Ketua dan Bendahara Panitia Pembangunan Mesjid Baiturrahmi Pasar Sipagimbar, Ahmad Benbela dan Ahmad Zein Ritonga menyebut, diterimanya bantuan dari Pemprovsu itu diawali dari saran H Syahrul M Pasaribu saat peresmian Masjid sekaligus reses M Rawi Ritonga yang juga dihadiri Syamsul Qamar, untuk memohon bantuan ke Pempropsu. Lantas, Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumut itu meminta Panitia Pembangunan segera membuat proposal ke pempropsu untuk seterusnya diperjuangkan realisasi bantuannya.
“Selaku pembimbing kami dalam pembangunan Mesjid Baiturahmi, bang Syahrul Pasaribu tak pernah lelah memberi saran dan bantuan,” terang keduanya.
Saat masih aktif jadi Bupati terang keduanya, ada dua kali bantuan dari Pemkab untuk Mesjid kebanggaan warga Pasar Sipagimbar ini. Tidak itu saja, bantuan langsung dari keluarga Syahrul Pasaribu berupa infaq, zakat harta (zakat mal) dan bentuk lainnya, hampir tiap tahun diterima panitia, sejak dimulainya pembangunan mesjid itu hingga kini sudah berjumlah Rp 210 juta.
“Pembangunan Masjid yang turut digagas Syahrul Pasaribu Bupati Tapsel ketika itu ditandai dengan peletakan batu pertama tanggal 29 Desember 2014 oleh Syahrul, dirancang menjadi masjid kebanggaan warga Sipagimbar sebagai bagian dari mewujudkan Tapsel yang sehat, cerdas dan sejahtera. Sekaligus menjadi tempat sholat bagi musyafir, karena berada di koridor jalan propinsi dan diresmikan oleh Syahrul Pasaribu tanggal 11 Maret 2022 yang saat ini sudah menelan biasa sekitar Rp 2,5 M,” ungkap Benbela dan Zein.
Keduanyapun sepakat, untuk mengajak sanak saudara untuk memperjuangkan H Syahrul M Pasaribu menuju Senayan sebagai Anggota DPR RI.
“Ise namarholong tuhita akkon hita haholongi (Siapa yang sayang dan peduli pada kita, harus kita sayangi dan dukung),” ungkap keduanya.
Diutarakan, bantuan yang diterima adalah untuh tanpa potongan apapun. Bahkan, biaya tranport dan akomodasi panitia, dalam menyelesaikan administrasi ke Pemprovsu, ditanggung semua.
“Bantuan yang diterima lewat rekening panitia, untuk Mesjid Baiturahmi utuh100 juta rupiah,” terang Zein, lantas menjelaskan peruntukannya adalah pembangunan pagar sesuai usulan.
“Atas nama panitia, tim dan jamaah mengucapkan terima kasih kepada Syahrul, Syamsul Qamar dan M Rawi Ritonga,” pungkas Zein.
Tokoh masyarakat Aek Bilah dan Saipar Dolok Hole (SDH), yang juga Anggota Fraksi Golkar DPRD Tapsel, M Rawi Ritonga mengutarakan, atas nama masyarakat khususnya Pasar Sipagimbar mengucapkan terima kasih atas perjuangan Syamsul Qamar sehingga turunnya bantuan dari Pemprovsu senilai 100 juta rupiah untuk lanjutan pembangunan mesjid itu.
“Terima kasih juga kami sampaikan pada abanghanda H Syahrul M Pasaribu. Sosok yang tak kenal lelah untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Walau sudah tak menjabatpun, kepeduliannya tetap tinggi pada rakyat dan daerah ini,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Rawi juga mengajak warga untuk merenungi bahwa lebih jeli melihat sosok yang peduli dan siap berjuang, bekerja setiap saat dan mengabdi tanpa batas untuk rakyat.
“Saya berharap kita kompak memperjuangkan bang Syahrul Pasaribu menuju Senayan. Agar pengabdiannya lebih formal, sehingga jatah pembangunan lebih banyak kita terima dan rasakan,” terangnya.
Hal serupa juga diutarakan Tokoh Masyarakat Pasar Sipagimbar, Parajaon Marpaung.
Menurutnya, masyarakat pantas berterima kasih pada sosok H Syahrul M Pasaribu, Syamsul Qamar dan M Rawi Ritonga, atas perannya masing-masing dalam membantu pembangunan Mesjid Baiturrahmi Pasar Sipagimbar.
“Mudah-mudahan bapak-bapak kita ini diberi kesehatan dan tercapai cita-cita. Tentunya, tetap peduli pada kita semua. Kita sebagai warga harus kompak,” ungkap Parajaon.
H Syahrul Pasaribu yang turut pada penyerahan itu menyampaikan, panitia dan warga patut berterima kasih pada Syamsul Qamar yang telah memperjuangkan bantuan itu hingga terealisasi.
Menurut Syahrul, sebagai pejabat publik yang dipilih langsung oleh rakyat, telah melaksanakan tugasnya dengan maksimal. Termasuk menyahuti harapan dan aspirasi konstituennya, dalam meperjuangkan bantuan pembangunan mesjid itu.
“Begitulah sesungguhnya pejabat publik. Harus ingat jasa rakyat yang telah memilihnya. Tentu, dengan begitulah dia berterima kasih pada konstituennya sendiri,” ungkapnya.
Terkait dorongan, dukungan dan do’a dari warga pada dirinya menuju Senayan, mantan anggota DPRD Kota Medan dua periode dan DPRD Sumut tiga periode ini, berterima kasih dan mengaku sangat terharu.
“Teruslah jaga kekompakan dan kebersamaan, karena itu merupakan kekuatan terbesar untuk menuju kemajuan,” ungkapnya.
Pada acara yang digelar di Mesjid Baiturahmi selepas Sholat Isya itu, warga yang hadir tak lupa memanjatkan do’a yang dipandu oleh Ustadz Keskarnaen, agar H Syahrul M Pasaribu, Syamsul Qamar dan M Rawi diberi kesehatan dan tetap menjadi wakil rakyat yang peduli. (*)
Reporter: Amran Pohan
Editor: Maranatha Tobing












