Kredit Mobil Palsukan Tandatangan, Suami Tuntut Istri

oleh

POSMETROMEDAN.com – Niat membeli mobil dengan cara kredit (leasing), seorang istri dilaporkan suami ke polisi. Pasalnya, si istri memalsukan tandatangan suaminya.

Si suami berinisial A (41) menjelaskan, bahwasanya istrinya membubuhkan tandatangannya tanpa sepengetahuannya. Akibatnya, marketing pihak salah satu perusahaan mobil di Kota Medan, juga turut dimintai keterangan oleh polisi.

Peristiwa ini bermula ketika istri dari A berinisial S mengambil mobil Toyota Calya warna Putih BK 1945 QF dengan cara mencicil.

“Saat itu (S) masih istri saya. Sekarang kami dalam masa pisah. Jadi tahun 2018 mantan istri saya ini mengambil mobil Calya dengan cara kredit. Dalam pengkreditan itu nama saya ada dan saya juga yang menandatanganinya sebagai suami dari S,” kata A kepada kru Posmetro Medan, Minggu (20/11).

BACA JUGA..  2 Residivis Curanmor Diciduk Polres Binjai

Empat tahun kemudian, tepatnya di tahun 2022, S yang saat itu masih istri dari A mengganti mobil Calya tersebut ke Toyota Rush warna Hitam BK 1608 ACX.

“Calya itu masih dalam proses kredit tiba-tiba saja dia (S) tanpa sepengatahuan saya mengganti atau menukarnya ke Toyota Rush dengan cara kredit juga. Tapi, yang membuat saya marah dan tidak terima, nama saya di dalam Toyota Rush itu ada tetapi tanda tangan saya dipalsukan oleh S. Parahnya lagi, si marketing berinisial Il ini tau itu bukan tanda tangan saya, tapi tetap dikeluarnya mobil Rush itu,” kesal A.

BACA JUGA..  Gerebek Tiga Lokasi Narkoba, Polisi Amankan 4 Pria

Mengetahui tanda tangannya dipalsukan dan tidak mau namanya dicemarkan atau dijadikan untuk hal-hal yang tidak baik, A pun langsung meminta keterangan Il perihal tersebut.

“Saya sudah sempat menelpon dia (Ilham) menanyakan kenapa tanda tangan saya dipalsukan. Karena dia tau tanda tangan saya saat mengambil Calya 2018 lalu,” terang A.

Tidak mendapatkan jawaban memuaskan dari Il, A pun mendatangi marketing Toyota itu ke kantornya.

“Saya ke kantornya, dia mengaku salah dan khilaf. Karena dia pun tau tanda tangan saya dipalsukan oleh si S mantan istri saya itu,” tambahnya.

A juga telah melaporkan S atas kasus pemalsuan tanda tangan tersebut ke Polda Sumatera Utara (Sumut).

BACA JUGA..  Bawa 22 Kg Sabu, Terdakwa Dituntut Mati, MA Justru Pangkas Hukuman

Ia pun berharap kasus tersebut bisa selesai dengan baik lantaran tak mau namanya/tanda tangannya dicemarkan atau disalah gunakan oleh pihak tertentu.

“Saya hanya ingin kasus ini bisa selesai, karena tidak mau sewaktu saat nama atau tanda tangan saya disalah gunakan,” tutupnya.

Ditempat terpisah, Il yang dihubungi kru koran ini melalui sambungan telepon seakan enggan dan menganggap entang kasus tersebut.

“Nanti saya hubungi ya, soalnya ini saya masih mau diperiksa orang Polda dulu,” kata Il singkat. (*)

Reporter: Oki Budiman
Editor: Maranatha Tobing

Reporter: Oki Budiman
Editor: Maranatha Tobing