POSMETROMEDAN.com – Kesebelasan Sipirok Legend meraih point penuh setelah menang 3-1 atas Kesebelasan Oldcrack Paluta, dipertandingan perdana Open Turnamen Sepakbola Oldcrack Paluta 2022, Minggu (14/8/2022) di Stadion Padang Lawas Utara (Paluta), komplek GOR Gunung Tua.
Pada laga perdana turnamen itu, berhadapan antara Oldcrack Palura selaku tuan rumah dengan Kesebelasan Sipirok, Tapanuli Selatan (Tapsel).
Amatan wartawan, sekalipun kesebelasan tuan rumah dihuni para pemain legend berkwalitas, yang dimiliki Paluta, namun Sipirok Legend mampu mengimbangi dan mencuri kemenangan diakhir laga, sehingga skore akhir 3-1, untuk kemenangan tim dari Ibukota Kabupaten Tapsel itu.
Sejak awal, kedua kesebelasan saling jual beli serangan. Permainan apik yang dipertontonkan oleh Oldcrack Paluta, sering mentah dibarisan pertahanan Sipirok yang di kawal ketat oleh bek tangguh Sipirok Legend, Aladdin Hutasuhut (37) dan Tarif Pulungan (40).
Justru, melalui skema serangan balik, gawang Oldcrack Paluta kerab mendapat ancaman. Dan salah satunya berbuah gol melalui kaki Ismail Marjuki.
Namun, tertinggal 1-0 Oldcrack Paluta mrmasukkan salah seorang pemain andalannya, untuk mendoprak pertahanan Sipirok. Gol penyeimbangpun tercipta, dimenit-menit akhir babak pertama, sehingga skore 1-1.
Pada babak kedua Oldcrak Paluta terus menggempur pertahanan dan kerab mengancam gawang Sipirok Legend. Namun, di 15 menit waktu tersisa, pemain Sipirok memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Paluta dan berhasil mencuri dua gol melalui kaki Azis Pasaribu (43) dan Torang (37). Kesebelasan Sipirok Legend menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1.
Sesuai jadwal, Sabtu 20 Agustus mendatang Sipirok Legend, akan kembali berlaga dengan Bina Remaja dari Kota Padangsidimpuan.
“Melalui turnamen oldcrack seperti ini, kita berolahraga sambil bersilaturahmi dengan sahabat sesama pecinta bola dari daerah lain” sebut Mora Siregar (46), mantan pemain SMEA Sipirok yang pernah menjuarai turnamen antar SLTA se Tapsel 1994 silam.
Turnamen itu sendiri diikuti 12 tim, yang berasal dari Kabupaten Paluta, Tapsel, Padang Lawas (Palas), Labuhan Batu Selatan (Labusel), Labuhan Batu dan Kota Padangsidimpuan.
Panitia menyediakan uang pembinaan dan tropy bagi para juara. Juara pertama 5 juta, juara kedua 3 juta, juara ketiga 2 juta dan posisi keempat 1 juta, serta top skore Rp 500 ribu. (*)
Reporter: Amran Pohan
Editor: Maranatha Tobing












