POSMETRO MEDAN – Persaingan cabang olahraga bulu tangkis pada Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) XV Politeknik Se-Indonesia 2026 berlangsung sengit dan penuh drama. Bertanding di GOR PBSI Sumatera Utara, Rabu (29/7/2026), para atlet terbaik dari berbagai politeknik menampilkan permainan berkualitas demi memperebutkan tiket menuju partai puncak.
Memasuki babak semifinal, tensi pertandingan semakin meningkat. Kekuatan yang relatif seimbang membuat setiap laga berlangsung ketat, memaksa para atlet mengerahkan kemampuan terbaik, mulai dari strategi permainan, ketahanan fisik, hingga mental bertanding.
Cabang olahraga bulu tangkis PORSENI XV mempertandingkan tujuh nomor, yakni beregu putra, beregu putri, tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Sebanyak 21 politeknik dari berbagai daerah di Indonesia turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Sorotan utama tertuju pada atlet tuan rumah, Arya Bahaqqi dari Politeknik Negeri Medan, yang sukses memastikan langkah ke partai final nomor tunggal putra.
Kepastian itu diraih setelah Arya menaklukkan Jeremia David Makinggung dari Politeknik Negeri Manado dalam pertandingan semifinal yang berlangsung sengit.
Arya mengakui bahwa persaingan di babak semifinal jauh lebih berat karena seluruh atlet yang tersisa memiliki kualitas yang relatif setara.
“Pertandingan ini cukup sengit karena sudah masuk semifinal. Semua pemain yang tersisa memiliki kemampuan yang sama rata, jadi tidak ada lagi pertandingan yang bisa dianggap mudah,” ujarnya.
Menghadapi tekanan lawan, Arya memilih mengandalkan kesabaran dan permainan bertahan. Ia juga mengaku tampil tanpa beban sehingga mampu mengeluarkan permainan terbaiknya.
“Hari ini saya lebih mengutamakan kesabaran dan bermain bertahan. Saya mencoba tampil lepas, tanpa beban, atau nothing to lose,” katanya.
Pada partai final yang dijadwalkan berlangsung Kamis (30/7/2026), Arya akan menghadapi wakil dari Politeknik Negeri Jember. Ia berharap mampu memberikan hasil terbaik sekaligus mengajak seluruh peserta untuk terus berjuang mengharumkan nama institusi masing-masing.
“Besok saya akan bertanding di final melawan Politeknik Negeri Jember. Semoga bisa memberikan hasil terbaik. Untuk teman-teman, tetap semangat, jangan pantang menyerah, dan mari banggakan nama politeknik kita masing-masing,” ungkapnya.
Sementara itu, wasit pertandingan, San Fadli, menilai penyelenggaraan cabang olahraga bulu tangkis PORSENI XV berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari atlet maupun suporter.
“Antusias peserta dan suporter sangat luar biasa. Hari ini seluruh kategori telah memainkan pertandingan hingga babak semifinal, sedangkan partai final akan dilaksanakan besok,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi keberhasilan Politeknik Negeri Medan yang mampu meloloskan satu wakil ke babak final melalui Arya Bahaqqi di nomor tunggal putra.
“Harapan kami pada partai final nanti seluruh atlet tetap menjunjung tinggi sportivitas dan semangat bertanding,” tuturnya.
Ajang bulu tangkis PORSENI XV tidak hanya menjadi arena adu kemampuan para atlet, tetapi juga memperkuat semangat persaudaraan antarmahasiswa politeknik dari seluruh Indonesia.
Dengan rampungnya babak semifinal, perhatian kini tertuju pada partai final yang akan menentukan para juara cabang olahraga bulu tangkis PORSENI XV Politeknik Se-Indonesia 2026.(*)
REPORTER: Abay
EDITOR: Oki Budiman












