Status Hukum 3 Pencuri HP Bocah Tidak Jelas

oleh
Potongan video CCTV menunjukkan korban bocah berusia 6 tahun (bernama San), mengejar mobil pelaku pencuri HP nya. (Repro/Posmetromedan.com)

POSMETROMEDAN.com – Status hukum terhadap 3 pelaku pencuri HP bocah berusia 6 tahun yang sempat viral di berbagai media sosial, hingga kini belum jelas. Polsek Medan Baru, tempat para pelaku diserahkan warga–belum mau memberikan keterangan kepada wartawan.

Bahkan, Kapolsek Medan Baru, Kompol Ginanjar Fitriadi yang dikonfrimasi Posmetro Medan, tidak bersedia memberi penjelasan dengan alasan sedang rapat, dan menyarankan mengkonfirmasi kasus tersebut kepada Kanit Reskrim AKP Martua Manik.

“Silahkan hubungi kanit reskrim ya pak kami sedang rapat. Persiapan apeksi.” Katanya melalui chat WhatsApp, Selasa (28/6) pukul 17.55 WIB.

BACA JUGA..  Kejagung Geledah Kantor BGN

Posmetro Medan mencoba mengkonfirmasi Kanit Reskrim, AKP Martua Manik. Si Kanit tidak memberikan jawaban apapun atas konfirmasi tersebut.

Diketahui kasus ini terjadi pada Kamis (23/6/2022) lalu. Sorang bocah berusia 6 tahun bernama San mencoba mengejar mobil pelaku lantaran membawa kabur HP nya.

Kejadian itu sempat terekam CCTV dan viral di berbagai media sosial. Dalam video tersebut, tampak korban (San) mencoba menahan kendaraan pelaku dengan tetap berpegangan di pintu mobil yang terus berjalan, sembari berteriak meminta tolong.

BACA JUGA..  Kejagung Geledah Kantor BGN

Peristiwa itu terjadi di pelataran parkir salah satu rumah ibadah di Jalan Polonia Medan.

Di dalam rekaman CCTV terlihat seorang pria turun dari mobil, kemudian berjalan melewati si bocah yang tengah asik bermain hp.

Tak lama berselang, si pria kembali dan meminjam hp si bocah dengan alasan mau menelpon petugas rumah ibadah. Dengan polosnya, bocah tadi menyerahkan hp nya.

Namun, ia terkejut begitu melihat pelaku langsung masuk mobil. Tak mau kehilangan hp, sang bocah San langsung mengejar mobil yang mulai berjalan.

BACA JUGA..  Kejagung Geledah Kantor BGN

San yang terus menangis, mulai berteriak maling dan meminta tolong. Teriakan San didengar salah seorang pekerja rumah ibadah yang tak jauh dari lokasi.

Pekerja tadi langsung menutup pintu pagar agar mobil pelaku tidak bisa keluar. Pelaku pun tidak berkutik. Ternyata di dalam mobil ada tiga pelaku, yang diketahui setelah sejumlah warga di lokasi memaksa pelaku turun. Ketiganya kemudian diserahkan ke Polsek Medan Baru. (*)

Reporter: Oki Budiman
Editor: Maranatha Tobing