POSMETROMEDAN.com-Judi dadu yang beroperasi di Bengkel 128 simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Medan terus beroperasi. Sang bandar berisinial RJS seolah tak perduli.
“Padahal ini bulan suci Ramadhan,” kata seorang warga berinisial RG yang resah dengan aktifitas perjudian tersebut, Minggu (17/4/2022) malam.
RG sangat menyayangkan perjudian dadu itu terus berlangsung di bulan suci Ramadhan. Seolah-olah, sang bandar tidak menghargai umat Muslim menjalankan ibadah puasa.
“Masa buka judi dihari besar bulan ramadhan, tidak menghormati. Apa nggak ada waktu lain lagi,” ketus RG.
“Jangan tau duit aja, kalau rusak anak generasi kita gara-gara judi bagaimana? Siapa yang tanggung jawab? Ini kayaknya sengaja dibiarkan aparat, mana penegak hukum,” tambahnya.
Menurut RG, setiap sore hingga tengah malam lokasi dipenuhi pemain dari berbagai daerah. Sepeda motor dan mobil terlihat banyak terparkir di lokasi.
“Anak-anak pemuda setempat itu dimanfaatkan ketua itu (bandar) mengelola lokasi judi itu. Dari pada nggak ada kerja pula, mau lah orang itu (pemuda setempat),” sebut pria bertubuh buntal.
Omzet judi dadu yang dikomando salah satu tokoh pemuda itu bisa mencapai ratusan sekali putar. Tak heran, sang bandar tak gentar untuk menyetor kepada pihak-pihak yang berwenang.
Parahnya, lokasi judi ini tak jauh dari Mapolsek Tuntungan. Namun, praktik haram tersebut bisa langgeng beroperasi.
“Banyak sudah orang tua disini complain bang. Tapi cemana lah, polisi saja tak mau bergerak,” kesalnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Medan Tuntungan Iptu Christin M Simanjuntak belum mau berkomentar. Panggilan yang ditujukan ke ponsel nya tidak kunjung diterima.(*)
REPORTER: Tim
EDITOR: Sormin












