Remaja Putri Tak Sadarkan Diri, Pria di Simalungun Ditangkap Polisi

oleh
Pria berinisial MIR diamankan pihak kepolisian. (ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Polsek Gunung Malela bergerak cepat mengungkap kasus dugaan penganiayaan brutal terhadap seorang remaja putri berinisial NA (16), warga Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun. Seorang pria berinisial MIR (28) kini telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif.

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di pinggir Jalan Asahan KM 13, Nagori Senio, Kamis (4/6/2026) malam. Saat ditemukan warga, NA tergeletak tak sadarkan diri dengan luka di wajah serta darah keluar dari telinganya.

Kapolsek Gunung Malela, AKP Hengky B. Siahaan, mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat.

“Korban segera dievakuasi ke Puskesmas Bangun dan kemudian dirujuk ke RSU Dr Djasamen Saragih karena membutuhkan penanganan medis lebih lanjut,” ujarnya, Sabtu (6/6/2026).

Dicekik Saat Motor Melaju Kencang

Penyelidikan polisi mengungkap fakta mengejutkan. Sejumlah saksi mengaku melihat korban mengendarai sepeda motor Honda Scoopy putih dengan membonceng seorang pria yang belakangan diketahui sebagai MIR.

BACA JUGA..  Kurir Kokain 1 Kg Divonis 15 Tahun Penjara

Di tengah perjalanan, saat sepeda motor melaju dengan kecepatan sekitar 60 hingga 80 kilometer per jam, pelaku diduga mencekik korban dari belakang menggunakan tangan kanannya.

Korban sempat berteriak meminta tolong. Namun teriakan tersebut tidak memicu kecurigaan warga karena dikira hanya candaan antara dua orang yang saling mengenal.

Tak lama kemudian, warga menerima informasi dari pengguna jalan lain mengenai seorang perempuan yang terjatuh. Saat didatangi, korban ditemukan terkapar sekitar 100 meter dari lokasi terakhir terlihat oleh para saksi.

Terungkap dari Keterangan Saksi

Usai melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi, Unit Reskrim Polsek Gunung Malela yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Bolon Hot Situngkir berhasil mengidentifikasi terduga pelaku.

BACA JUGA..  Rampas Ponsel & ATM Milik Guru, Pria 29 Tahun Dibekuk di Rumah

Penyelidikan mengarah kepada MIR (28), warga Nagori Bah Jambi I, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi. Kurang dari 24 jam setelah kejadian, polisi berhasil menangkapnya di wilayah Bah Jambi pada Jumat (5/6/2026).

“Informasi dan keterangan saksi mengarah kuat kepada pelaku sehingga berhasil kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut,” kata AKP Hengky.

Berawal dari Antar Korban Pulang

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui korban dan pelaku sebelumnya berada di rumah teman korban di kawasan Bah Jambi.

Karena malam semakin larut, korban diantar pulang menggunakan sepeda motor milik kakak temannya. Dalam perjalanan, pelaku meminta bertukar posisi dengan alasan kedinginan. Korban kemudian mengambil alih kemudi sepeda motor.

Namun tidak lama setelah itu, tepat di lokasi yang sepi, keduanya terlibat perdebatan.

BACA JUGA..  Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan Gotong Royong Massal, Pemko Medan Sukses Kumpulkan 28 Ton Sampah

“Saat itulah tersangka diduga melakukan pencekikan terhadap korban,” ungkap Ipda Bolon.

Polisi Dalami Dugaan Motif Lain

Meski pelaku telah diamankan, polisi belum dapat memastikan motif utama di balik aksi kekerasan tersebut. Kondisi korban yang masih menjalani perawatan medis membuat penyidik belum bisa memperoleh keterangan langsung.

Penyidik bahkan tidak menutup kemungkinan adanya tindak pidana lain yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.

“Kami masih menunggu kondisi korban membaik untuk dimintai keterangan. Tidak menutup kemungkinan ada unsur tindak pidana lain yang sedang kami dalami,” tegas Ipda Bolon.

Saat ini penanganan perkara telah dikoordinasikan dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Simalungun. Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti guna mengungkap secara utuh rangkaian kejadian yang nyaris merenggut nyawa remaja tersebut.

Editor: Oki Budiman