BPKAD Medan Diminta Segerakan Lelang Aset Tidak Produktif

oleh
Anggota DPRD Medan, Saipul Bahri SE.

POSMETRO MEDAN – Anggota DPRD Medan yang bergabung di Panitia khusus (Pansus) Aset Daerah, Saipul Bahri SE minta Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Pemko Medan segerakan proses lelang terhadap barang yang tidak produktif dan tidak bisa difungsikan lagi.

Hal itu ditegaskan Saipul Bahri menyikapi banyaknya aset sejumlah OPD Pemko Medan yang tidak layak pakai bahkan menjadi beban.

“Aset yg sudah tidak dapat di manfaatkan agar segera di lelang karena hanya menjadi beban Pemko Medan,” tutur Saipul, Sabtu (6/6/2026).

BACA JUGA..  Tak Ada Pengawasan, Proyek P3-TGAI Desa Tualang Lama Nihil Plang Proyek dan Pekerjanya Tanpa APD

Untuk itu kata Saipul asal politisi Nasdem ini, BPKAD Pemko Medan supaya secepatnya kordinasi dan kolaborasi melakukan pendataan dan inventarisir aset yang mana bisa dihapus dan yang mana dilelang.

“Dari hasil temuan kita (Red-Pansus) ada beberapa OPD di Pemko Medan seperti Dinas SDABMBK, Damkar, DLH, bagian Umum dan lainnya. Banyak aset dan sudah menjadi barang rongsokan sangat pantas untuk dilelang,” terang Saipul.

BACA JUGA..  Hadiri Pelantikan MABMI Langkat, Edi Bahagia Sinuraya Dukung Kolaborasi Lintas Etnis

Terkait hal itu kata Saipul, BPKAD harus segera mengambil langkah bijak. Melakukan kordinasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan.

“Segera berkonsultasi terkait regulasi yang akan ditempuh. Barang mana yang bisa dilelang dan dihapus,” tandasnya.

Sementara itu Plt Kepala BPKAD Pemko Medan, Sulu Aulia Harahap mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan invetarisir sejumlah aset yang ada di sejumlah OPD Pemko Medan.

BACA JUGA..  DPRD Medan Minta Penetapan Desil Bansos Ditinjau Ulang

Dikatakan Sulu, seiring hasil kordinasi dengan Pansus Aset, pihaknya terus melakukan pendataan aset yang akan dikirim ke KPKNL. “Hasil temuan dan saran Pansus Aset segere kita sahuti. Progresnya sedang berjalan saat ini,” terang Sulu. (*)

Editor: Ali Amrizal