Mayat Ditemukan di Persawahan, Pembunuh Imelda Berhasil Diciduk

oleh
Jasad Imelda saat pertama kali ditemukan dan dievakuasi petugas Inafis Polresta Deliserdang.(ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Polisi mengungkap kasus penemuan mayat di areal persawahan Desa Aras Kabu, Kecamatan Beringin, Deliserdang, pada Kamis (3/2/2022) lalu.

Meski ditemukan tanpa ada tanda kekerasan di tubuh korban, namun hasil penyelidikan polisi memastikan Imelda (20) warga Dusun IV, Desa Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, tewas dibunuh.

Sedangkan pelaku telah ditangkap tim gabungan Polda Sumut bersama Polresta Deliserdang.

Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Irsan Sinuhaji membenarkan telah menangkap pembunuh Imelda.

Namun dia belum bersedia membeberkan nama dan berapa orang yang diamankan karena masih dalam pengembangan.

“Iya, benar sudah ditangkap. Kalau proses sudah selesai hari Senin nanti kita digelar konferensi pers,” kata lulusan Akpol 1999 tersebut, Minggu (6/2/2022).

Diberitakan sebelumnya, Sofyan, ayah korban yakin jika Imelda dibunuh.

Sebab Rabu (2/2/2022) malam korban pamit pergi ke rumah temannya di Dusun II, Desa Palu Subaji, untuk merayakan ulang tahun.

BACA JUGA..  Eks Bupati Langkat Sapa Kader PP dengan Tangan Diborgol

Imelda berjalan kaki bersama tetangganya seorang wanita menuju ke sebuah jembatan yang tak jauh dari rumah mereka.

Menurut teman korban, mereka sempat berboncengan tiga mengendarai sepeda motor menuju lokasi.

Berdasarkan pengakuan temannya, setelah berangkat mereka pun pergi ke acara ulang tahun teman Imelda.

Namun usai acara, teman sekaligus tetangganya ini mengaku pulang lebih awal. Dia pulang sekitar pukul 22:00 WIB Rabu malam.

Sementara gadis kelahiran 2002 ini disebut lanjut pergi bersama teman-temannya.

Kamis (3/2/2022) sekira pukul 01:00 WIB, keluarga mulai curiga karena Imelda tak pulang-pulang.

Mereka pun sempat mengira kalau dia menginap di rumah tetangganya itu.

Namun saat abang kandungnya pulang dan menghubungi Imelda, ponselnya tak kunjung diangkat.

BACA JUGA..  Polisi Harus Hubungan Baik Dengan Masyarakat, Kapolda Sumut: Salumpat Saindege!

Karenanya mereka mendatangi rumah teman Imelda, tetangga mereka.

Disana ditemukan teman pergi Imelda sudah berada di rumah. Disitu dia menjelaskan kalau dia pulang lebih awal.

Merasa aneh, keluarga pun mendatangi rumah temannya yang merayakan ulang tahun di Dusun II, Desa Palu Subaji.

Disana mereka tak menemukan apapun. Warga sekitar menyebut tidak ada pesta ulang tahun.

Sampai sekitar pukul 04:00 WIB mereka akhirnya memutuskan berhenti mencari Imelda.

Akhirnya mereka mendapatkan kabar bahwa anaknya ditemukan tewas.

Sofyan menduga anaknya dibunuh oleh seseorang yang diduga teman prianya.

Hal itu disebut lantaran sebelumnya handphone anaknya sempat ditelepon berulangkali namun tak diangkat.

Kecurigaan Imelda dibunuh juga disampaikan Artika (26), kakak korban.

Dia bahkan berkeyakinan adiknya dibunuh teman pria korban.

BACA JUGA..  Kejari Humbahas Terima Perkara Badega Sihite Sesuai Hukum Acara Pidana

Sepengetahuannya, pria tersebut baru sekitar 2 bulan dikenal Imelda.

“Adikku pergi rumah sekitar jam 8 malam. Ia bilang mau menemui laki-laki yang baru dikenal bersama temannya Sari,” ujar Antika, Kamis (3/2/2022).

Artika mengaku, adik bungsunya tersebut tidak ada mempunyai masalah dengan orang lain.

Korban juga sosok yang tak banyak berbicara baik di dalam keluarga maupun lingkungan rumah.

“Kalau bukan dibunuh apalagi penyebab kematian Imelda. Karena tak masuk akal dalam keadaan sehat bisa ditemukan meninggal di areal persawahan sana,” imbuhnya.

Hal senada juga dikatakan abang kandung korban, Abdika (23). Dia memastikan jika adiknya Imelda dibunuh laki-laki pergi bersamanya.

“Aku sangat sedih sekali. Imelda meninggal dengan kondisi tak wajar,” ucap Abdika dengan raut wajah berkaca-kaca.(*)

 

REPORTER: Aswar

EDITOR: Hiras