POSMETROMEDAN.com-Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) diberikan mandat oleh presiden Republik Indonesia Joko Widodo, untuk memegang kendali terhadap percepatan penuran angka stunting di Indonesia. Dimana BKKBN memiliki target penurunan angka stunting hingga 14% di tahun 2024.
Dalam kegiatan ini BKKBN Provinsi Sumut yang dihadiri Dedi Iswandi S.sos Mip, menyampaikan arahan kepada masyarakat.
Dedi menyampaikan program yang akan dilakukan BKKBN di Desa Parpaudangan Kabupaten Labuhan Batu Utara, beberapa waktu lalu.
“Sosialisasi Pendataan Keluarga menjadi fokus BKKBN Susuai Amanat UU nomor 16 tahun 1997 mengenai penyedia data sektoral (ps12) yang berarti, setiap data yang dikumpulkan sesuai dengan tupoksi setiap lembaga untuk digunakan sebagai perencanaan sebuah pemerintahan dan pembangunan di suatu wilaya,” ujarnya pada kesempatan tersebut.
Turut hadir, Anggota DPR RI Dr Saleh Partaonan Daulay M.Ag, M.Hum, MA. Saleh memastikan kegiatan berjalan dengan lancar sesuai program yang direncanakan.
BKKBN menjadi penanggungjawab program Nasional percepatan penurunan angka sunting. BKKBN akan bekerja bersama dengan seluruh tenaga penyuluh dan kader di lapangan agar target hingga tahun 2024 dapat tercapai.(bbs)












