Pria Bersajam Serang Pelajar

oleh
oleh
Kawasan Jalan Turi Medan Kota, lokasi seorang pelajar diserang pria bersajam.

POSMETRO MEDAN – Pria bersebo menyerang seorang pelajar pakai senjata tajam di tengah keramaian. Korban selamat, namun sepeda motornya dibawa kabur.

Aksi tersebut terekam CCTV dan rekaman videonya viral di media sosial. Penyerangan terjadi di Jalan Turi, Medan Kota.

Awalnya korban yang masih mengenakan seragam SMA berhenti di depan salah satu toko ponsel. Lalu, pelajar itu pergi berboncengan dengan pria berbaju hitam.

Tak lama, terlihat pelajar itu berlari lagi ke depan toko ponsel karena dikejar pria yang mengenakan penutup wajah.

BACA JUGA..  Kadinsos Tebing Tinggi Tersangka Korupsi Belanja BBM Subsidi

Pria bersebo itu juga sambil membawa senjata tajam seperti celurit dan mengarahkannya ke korban.

Di sekitar lokasi tampak ramai warga. Usai korban kabur ke dalam warung dekat toko ponsel, pelaku langsung berlari ke arah jalan.

Pemilik toko ponsel, Riski (37) mengatakan peristiwa itu terjadi Senin (20/4/2026) sore. Saat kejadian, kata Riski, pelajar tersebut baru saja membeli pulsa di tokonya.

BACA JUGA..  Dua Sarang Narkoba Digrebek di Batu Bara 

Setelah selesai membeli, korban pun hendak pulang ke arah Jalan Turi ujung. Namun ternyata di persimpang jalan, ada sekitar 10 pemotor berseragam sekolah berhenti sambil membawa kayu dan sajam.

“Para pelaku itu ramai, ada 10 motor lebih mereka di simpang itu, memang nggak tertangkap CCTV. Mereka pakai baju sekolah, bajunya coret-coret,” kata Riski saat diwawancarai di lokasi.

Riski menyebut para pelaku menghadang korban. Bahkan, salah satu pelaku yang memakai penutup wajah menyerang pelajar tersebut menggunakan sajam.

BACA JUGA..  Cekcok Parkir Berujung Baku Hantam, Pemuda di Medan Dituntut 8 Bulan Penjara

Korban yang ketakutan meninggalkan motornya dan kabur ke warung, sedangkan rekan korban lari menuju ke kedai nasi di sebelah toko ponsel.

Riski menduga para pelaku memang sudah menargetkan korban, pasalnya yang diserang para pelaku hanya para korban.

“Yang bawa sajam pakai sebo, tertutup mukanya. Korban mau disabet pakai senjata tajam, korban lari ketakutan, sempat menabrak bapak-bapak di sini,” jelasnya.(dtk)