Warung Kopi di Salapian Ludes Terbakar, Pemilik Tertidur Didalam

oleh -795 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.COM Satu warung kopi hangus terbakar, di pemandian Pantai Namusimpur, Desa Perkebunan Banar Telu, Kecamatan Salapian, Langkat, Senin (3/11/2021) sekira pukul 03:00 WIB.

Dari informasi dilapangan, saat terjadinya kebakaran pemilik sedang tidur didalam.

Sumber api, diduga akibat konsleting arus pendek. Warung kopi itu, milik Robert Tambak Tarigan (50), warga Kelurahan Tanjung Langkat, Kecamatan Salapian.

Bangunan warung yang terbuat dari kayu, membuat api cepat membesar. Hingga dengan cepat, warung ludes terbakar.

BACA JUGA..  Kebakaran Kilang Kayu Lubukpakam, Ini Hasil Investigasi Polisi

Meskipun, beberapa warga dan pelaku usaha sekitar, sudah mencoba memadamkan api, dengan menyiramkan air secara gotong royong.

Dilokasi, Demet Gintik Suka, warga setempat, mengatakan, saat kebakaran terjadi, pemilik warung, Robert beserta Istri sedang tidur didalamnya.

Beruntung, teriakan warga mereka dengar. Sehingga Robert beserta istri langsung lari keluar, dengan menerobos kobaran api.

BACA JUGA..  Kebakaran Ruko di Jalan Japaris, Lao Moi Lie Terpanggang

Akibatnya lengan tangan dan kakinya beserta istri, mengalami luka bakar ringan, akibat terkena serpihan api.

“Berhasil keluar, mereka berteriak histeris meminta tolong,” katanya kepada awak media.

Akibat kebakaran, kata Demet Ginting, Robert mengalami kerugian, ditaksir mencapai puluhan juta.

Sebab, semua barang peralatan rumah tangga seperti TV, lemari, kulkas dan yang lainnya habis terbakar.

“Untungnya, Robert berhasil menyelamatkan satu unit mobil Avanzanya,” sebutnya.

BACA JUGA..  Pencarian Korban Tenggelam di Batang Serangan Dihentikan

Peristiwa kebakaran itu, juga dibenarkan Kapolsek Salapian Iptu Sutrisno.

Diterangkannya, kejadian tersebut sekira pukul 03:00 WIB, penyebab pastinya masih dalam penyelidikan. Tapi dugaan sementara, akibat konsletik listrik.

“Personil kita sudah turun ke lokasi, meminta keterangan saksi dan mengumpulkan bukti. Namun untuk korban, belum dapat dimintai keterangan. Mereka masih mengobati luka bakar,”ungkap Iptu Sutrisno, kepada awak media melalui seluler. (yan)

EPAPER