Pukul Warga Rantauprapat, Oknum Ormas Medan Diciduk 

oleh -237 views
Ikhram Riansyah korban pemukulan oknum anggota salahsatu Ormas berbaju loreng. (ist/posmetro)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Seorang anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) berbaju loreng perpaduan warna hitam dan orange Kota Medan, Sumut memukul Ikhram Riansyah (26) warga Perumahan Puri Surya Blok C-9, Jl.Gadhi, Kel.Bandar Rejo, Kec.Rantau Selatan, Kab.Labuhanbatu.

Akibatnya, aksi arogan oknum ormas tersebut berdampak ditahannya pelaku ARP (25) warga Jl.lan Midin Hutagalung, Kel.Aek Habil, Kec.Sibolga Selatan, Kota Sibolga. Diketahui, pelaku memukuli korban akibat laju kendaraannya terhenti akibat macet.

Kanit Resum Polres Labuhanbatu, Iptu SM Lumbangaol dihubungi, Minggu (11/4) menjelaskan, kejadian bermula saat korban sedang berboncengan bersama rekannya Jefrianto di jalan SM Raja Rantauprapat, Labuhanbatu pada Sabtu tanggal 10 April 2021 sekira pukul 15.11 WIB.

BACA JUGA..  Operasi Ketupat Toba 2021, Polda Sumut Putar Balik 551 Kendaraan 

Entah bagaimana, laju kendaraan mereka terhenti akibat dihadang oleh 2 unit mobil penumpang. Disaat bersamaan, beberapa orang dengan mengenakan baju loreng bewarna orange hitam keluar dari dalam mobil tersebut serta memukul pada bagian wajah korban.

“Melihat hal tersebut pelapor dan saksi berusaha menghindar dengan lari menyelamatkan diri masuk ke dalam bengkel Power Audio yang membuat para pelaku langsung pergi,” terang Iptu SM Lumbangaol.

Akibat aksi tersebut, korban mengalami lebam pada bagian wajahnya, selanjutnya pelapor membuat laporan pengaduan ke Polres Labuhanbatu. “Pelaku telah diamankan guna proses hukum lebih lanjut,” papar Kanit Resum Polres Labuhanbatu itu.

BACA JUGA..  Bibit dari Pancurbatu, Petani Tanam 50 Batang Ganja 

Sebelumnya, Ikhram Riansyah dihubungi wartawan menjelaskan, penganiayaan terhadap dirinya bermula saat dia melintas di jalan SM Raja, Lingkungan Aek Tapa, Kecamatan Rantau Selatan saat mengendarai sepeda motor bersama temannya.

Namun, tepat dibelakangnya terdapat iring-iringan 6 mobil yang membawa sejumlah ormas dengan diiringi suara rotator. Karena jalanan macet, diapun sulit untuk meneruskan perjalanan dan memilih mengambil jalan pinggir.

Entah bagaimana, orang yang berada di dalam mobil membentak dan mendatanginya. Merasa takut karena dikejar orang ramai, dia pun berusaha melarikan diri dengan menancap sepeda motornya dan berhenti di sebuh ruko.

BACA JUGA..  Idul Fitri, 32 Ruas Jalan di Medan Ditutup

“Aku dikejar dua mobil, makanya aku kencang berusaha melarikan diri. Biar aman, makanya kami berhenti di toko Power Audio karena memang tujuanku kesitu untuk ngambil meja,” ujarnya.

Namun, sesudah dia berhenti di depan ruko itu, 2 mobil anggota ormas itu juga berhenti. Sebanyak sekitar 8 orang turun dari mobil dan seorang diantaranya langsung memukul wajahnya hingga dia tidak melakukan pembelaan. (nik)

EPAPER