Polres Labuhanbatu Tangkap Lepas Oknum Ormas Penganiaya Warga

oleh -178 views
PERLIHATKAN : Ikhram Riansyah memperlihatkan surat bukti tanda laporan polisi kepada media.(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com-Oknum salahsatu anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) berloreng orange/hitam berinisial ARP, sempat ditahan Polres Labuhanbatu. Pria berusia 25 tahun itu sebelumnya ditahan karena kasus penganiayaan.

Tapi kini penduduk Jalan Midin Hutagalung, Kelurahan Aek Habil, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga itu dilepas. Polisi berdalih perbuatan pelaku masuk dalam kategori tindak pidana ringan (Tipiring).

Hal itu dibenarkan Kanit Resum Satreskrim Polres Labuhanbatu, Iptu SM Lumbangaol, Rabu (14/4). Kata Iptu Lumbangaol perbuatan pelaku merupakan tipiring.

“Sehingga tersangka tidak dapat ditahan sesuai pasal 352 KUHP,” dalihnya via aplikasi WhatsApp.

BACA JUGA..  Bibit dari Pancurbatu, Petani Tanam 50 Batang Ganja 

Tapi dipastikan kasus itu akan disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Rantauprapat. Penangguhan penahanan pelaku telah dijamin sekretaris ormas bersangkutan.

“Terpenting, sidang Rabu depan mereka wajib hadir di persidangan, yang jamin sekretarisnya,” ujar Iptu Lumbangaol.

Apa kategori tipiring? Iptu Lumbangaol mengatakan tidak ada luka-luka di bagian wajah korban.

“Tidak ada luka-luka, jadi kategorinya tindakan pidana ringan sesuai pasal,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Ikhram Riansyah (26) dipukuli oleh pelaku. Saat itu, korban melintas di Jalan SM Raja/Aek Tapa Rantauprapat, Labuhanbatu, Sabtu (10/4/2021) sekira pukul 15.11 WIB.

BACA JUGA..  Kerja Cepat, Polsek Kota Pinang Ringkus 4 Pencuri Dump Truk 

Penduduk Perumahan Puri Surya, Blok C-9, Jalan Gadhi Kelurahan Bandar Rejo, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu itu tidak sendiri. Ia berboncengan bersama temannya, Jefrianto.

Tiba-tiba dari belakang korban terdapat iring-iringan 6 mobil. Iringan mobil itu membawa sejumlah ormas diiringi suara rotator.

Karena jalanan macet, korban sulit untuk meneruskan perjalanan. Ia memilih mengambil jalan pinggir.

Entah bagaimana, orang yang berada di dalam mobil membentak dan mendatanginya. Merasa takut karena dikejar orang ramai, dia pun berusaha melarikan diri dan berhenti di sebuah ruko (rumah toko).

BACA JUGA..  Bibit dari Pancurbatu, Petani Tanam 50 Batang Ganja 

“Aku dikejar dua mobil, makanya aku kencang berusaha melarikan diri. Biar aman, makanya kami berhenti di toko Power Audio karena memang tujuanku kesitu untuk ngambil meja,” ujarnya.

Setelah dia berhenti di depan ruko itu, 2 mobil anggota ormas itu juga berhenti. Sebanyak sekitar 8 orang turun dari mobil.

Seorang di antaranya langsung memukuli wajahnya. Saat itu korban tidak melakukan perlawanan.

Selanjutnya korban melaporkan peristiwa penganiayaan tersebut ke Polres Labuhanbatu. Tidak lama, pelaku diamankan Polres Labuhanbatu.(mag-2)

 

 

 

EPAPER