SERU! Oknum DPRD Medan Inisial PM Berani Back Up 12 Bangunan Bermasalah

oleh -420 views
DUA dari puluhan bangunan bermasalah di Kota Medan baik izin, peruntukan dan ukuran (tingkat). (Ist/posmetro)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Anggota DPRD Medan Inisial PM diduga membekap (baca: back up) hingga 12 bangunan bermasalah di Kota Medan. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, dan Penataan Ruang Benny Iskandar, Kamis (18/3).

Bangunan bermasalah yang dibekap oknum inisial PM itu rata-rata tidak punya Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB) hingga menyalahi izin yang resmi.

Adapun bangunan bermasalah yang dibekap oknum berinisial PM itu antara lain terletak di Jalan Sena No 116/118 Kelurahan Perintis Medan Timur, Jalan Sidomulyo Sudut Jalan Perbatasan Pulo Brayan Darat 1, Kecamatan Medan Timur, di Jalan Selam 1 No 16 Kel Tegal Sari Mandala 1, Kecamatan Medan Timur.

Bangunan di Jalan AR Hakim Gang Buntu, Kelurahan Tegal Sari, Medan Area, di Jalan Badik Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Perjuangan, bangunan di Jalan Madio Utomo Gangg Buntu, Kelurahan Tegal Rejo, Medan Perjuangan.

BACA JUGA..  Buntut Pengawal Usir Wartawan, Bobby Disebut Wali Kota Rasa Presiden

Bangunan di Jalan Pukat II/Jalan Sejati Gang Seniman No 4 Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung. Bangunan restoran di Kelurahan Sitirejo 2 Medan Amplas. Kemudian PM juga membekap bangunan bermasalah di Jalan HM Yamin No 656 Kelurahan Pahlawan, Medan Perjuangan.

Bangunan bermasalah di Jalan Pukat 1 No 68 Bantan Timur, Medan Tembung juga dibekap PM. Bangunan di Jalan Selam 1 Mandala 1, Medan Denai dan bangunan bermasalah di Jalan Datuk Rubiah Gang Musola Rengas Pulau, Medan Marelan.

“Sementara ini data yang kita ketahui ada sekitar 12 bangunan menyalahi aturan yang dibekap oknum inisial PM. Kita akan tindak karena memang pak wali kota instruksikan agar bangunan menyalah ditindak,” kata Benny Iskandar.

BACA JUGA..  Dinas P2K Medan Diminta Perbanyak Sosialisasi Pencegahan Kebakaran

Soal bekapan PM ini, dibenarkan juga oleh Kasat Pol PP Kota Medan M. Sofyan. Baru-baru ini dia mengungkapkan, pihaknya pernah mendapatkan intervensi dari oknum Anggota DPRD Medan berinisial PM tersebut saat hendak mengeksekusi bangunan yang menyalahi aturan.

“Terakhir saat eksekusi bangunan eks Portibi di Kesawan memang tidak ada intervensi. Tapi sebelum-sebelumnya, oknum tersebut sering mencoba melakukan intervensi agar bangunan yang akan kami eksekusi tidak jadi dieksekusi,” ungkapnya.

Saat heboh isu bekap terhadap bangunan di kawasan Kesawan beberapa waktu lalu, terungkap oknum anggota DPRD Medan berinisial PM itu juga membekap sebuah rumah sakit yang sedang dibangun di Jalan S. Parman. Rumah sakit tersebut dibangun dengan ketinggian yang tidak sesuai dengan regulasi. Kedua, sebuah bangunan yang memakan sempadan di Jalan Durung, Medan Perjuangan.

BACA JUGA..  Ketua Fraksi Partai Gerindra Medan Minta Orangtua Pahami KIBBLA

Benny tidak mau merinci siapa oknum anggota dewan yang dimaksud. Namun dari seluruh anggota dewan yang ada, inisial PM mengarah ke nama Paul Mei Anton Simanjuntak, yang saat ini menjabat Ketua Komisi IV DPRD Medan.

Sampai berita ini terbit, Paul sendiri belum merespon ketika dikonfirmasi ihwal tudingan tersebut. (ali)

EPAPER