Bawomataluo Akan Masuk Warisan Dunia, Menko PMK: Semoga Dalam Waktu Yang Tidak Lama

oleh -169 views
SEKDAPROV Sumut R Sabrina mendampingi Menko PMK RI Muhadjir Effendy dalam rangka Dialog Stunting bersama Pendamping Desa, Kader Desa, Bidan Desa, Duta Stunting dan Pendamping PKH di Desa Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan, Kamis (18/3/2021). Turut hadir pada kegiatan tersebut Bupati Nias Selatan Hilarius Duha. (Diskominfo Sumut/posmetro)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com –  Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah terus berupaya agar Desa Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Nias Selatan, menjadi world heritage (warisan dunia) UNESCO. Untuk itu, seluruh masyarakat hingga pemerintah daerah diharapkan dapat menjaga dan melestarikan keberadaan desa adat tersebut.

Diketahui, pada tahun 2017, Desa Bawomataluo telah mendapat predikat Cagar Budaya Nasional. Menurut Menko Muhadjir Effendy, selain nasional, predikat warisan dunia UNESCO juga bisa didapatkan.

“Sekarang masih kita upayakan (untuk warisan dunia UNESCO) termasuk wayang kulit, pencak silat, ini sudah ngantre termasuk Desa Bawonataluo, semoga dalam waktu tidak lama, ” kata Menko, saat bertemu dengan masyarakat Desa Bawomataluo, Kamis (18/3).

BACA JUGA..  Markas Polisi Pariwisata Danau Toba Diresmikan, Gubernur : Wisatawan dan Masyarakat Semakin Merasa Aman

Dengan begitu, menurut Muhadjir, Desa Bawomataluo akan lebih dikenal oleh masyarakat dunia dengan predikat UNESCO tersebut. “Kewajiban Pemda dan tokoh adat, serta kepala desa, adalah harus bertanggung jawab melestarikan keberadaan rumah adat ini, ” ujarnya.

Tidak hanya masyarakat, menurutnya, pemerintah juga memiliki peran dalam revitalisasi. Karena itu, kepala daerah disarankan mengajukan proposal untuk revitalisasi rumah adat kepada Pemerintah Pusat.

BACA JUGA..  Kapolda Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Toba 2021

“Inilah kekayaan yang tidak ternilai harganya dari kebudayaan Nias Selatan, ini tanggung jawab kita bersama melestarikannya,” kata Muhadjir.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) R Sabrina mendukung Desa Bawomataluo menjadi world heritage UNESCO. Menurutnya, hal tersebut akan mendatangkan wisatawan mancanegara ke Sumut, khususnya Kepulauan Nias.

“Dengan begitu, diharapkan dapat menambah penghasilan asli daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kepulauan Nias,” kata Sabrina.

BACA JUGA..  7 Pintu Masuk Sumut Diperketat, Pemudik Wajib Isolasi 5 Hari

Hal senada juga disampaikan Bupati Nias Selatan Hilarius Duha. Menurutnya, jika Desa Bawomataluo menjadi salah satu warisan dunia, maka akan berdampak besar terhadap daerahnya, termasuk pendapatan daerah dan perekonomian masyarakat setempat. “Untuk itu, revitalisasi Desa Bawomataluo agar menjadi perhatian Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Menko PMK Muhadjir didampingi Sekdaprov Sabrina juga melihat hombo (lompat) batu. Menko beserta rombongan juga takjub melihat tradisi tersebut yang masih terjaga hingga saat ini. (ril/tob)

EPAPER