Posko Dibakar, Anggota Dihajar, AMPI Standby

oleh -5.268 views
DIBAKAR : Massa AMPI melihat pos Sub Rayon AMPI yang dibakar anggota PP.(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com-Bentrok antara Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI) dan Pemuda Pancasila (PP) di eks terminal Jalan Bulan, Pusat Pasar Medan, Minggu (21/3/2021) kemarin telah berakhir. Namun situasi belum kondusif.

Terlihat puluhan anggota AMPI menggunakan atribut standby berjaga di lokasi kejadian, Senin (22/3/2021) pagi. Langkah ini diambil guna mengantisipasi bentrok susulan.

Mengingat, saat ini polisi setidaknya telah mengamankan empat orang terduga pelaku pengeroyokan anggota AMPI ketika terjadi bentrok.

“Kita sudah buat pengaduan terkait pembakaran dan penganiayaan. Kita percaya Polsek Medan Kota pasti professional,” tegas Ketua Sub Rayon AMPI Pusat Pasar, Doni Nainggolan kepada POSMETRO MEDAN.

Sebelum bentrokan terjadi, salah satu posko AMPI dibakar pada hari Kamis (18/3/2021) lalu sekira pukul 01.00 WIB. Kuat dugaan pelaku merupakan anggota Pemuda Pancasila (PP) pimpinan pria berinisial SM.

Ketika itu belasan pria yang dikomando SM mendatangi posko Sub Rayon AMPI Pusat Pasar dan meminta para anggota AMPI agar tidak bercokol di sana.

BACA JUGA..  Pukuli Warga Rantauprapat, Oknum Ormas Diciduk 

“Jangan kulihat disini kalian. Kumatikan kalian nanti,” jelas Doni berdasarkan laporan anggotanya di lapangan.

Tak lama setelah ancaman itu, api berkorbar menjilat pos AMPI yang baru 2 minggu berdiri itu. Selang beberapa hari, para anggota AMPI yang dipimpin Ageng Suroso berniat mengecat tiang listrik yang ada di lokasi kejadian menjadi warna kebesaran organisasinya.

Namun, anggota SM yang berjumlah belasan orang mendatangi Ageng Suroso. Ageng pun kemudian dianiaya. Hari itu juga korban membuat laporan pengaduan ke polisi.

Menindak lanjuti laporan tersebut, hingga Senin (22/3/2021) sore setidaknya sudah 4 orang terduga pelaku diamankan Polisi. Penangkapan itu dibenarkan Kapolsek Medan Kota.

Kapolsek Medan Kota, Kompol Muhammad Rikki Ramadhan mengatakan, pihaknya masih melakukan serangkaian pemeriksaan, penyelidikan dan penyidikan terhadap keempatnya.

“Sabar. Masih dalam proses pemeriksaan dan belum rilis,” jawabnya singkat, tanpa memberitahukan inisial yang ditangkap tersebut, Senin (22/3/2021).

BACA JUGA..  Anak Delitua Membusuk di Perkuburan Cina

Hal senada juga dikatakan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Marvel Stefanus Arantes Ansanay. Dijelaskannya, keempatnya masih menjalani proses pemeriksaan di Mapolsek Medan Kota. “Belum bisa dirilis karena masih dalam proses pemeriksaan,” ucap Marvel melalui pesan singkat di WhatsApp (WA).

Sebelumnya, dua Organisasi Kepemudaan (OKP) yakni AMPI dan Pemuda Pancasila (PP) terlibat bentrok di Jalan Bulan, Pusat Pasar Medan, Minggu (21/3/2021).

Satu anggota AMPI terkapar berlumuran darah setelah dikeroyok. Aksi brutal tersebut sempat terekam kamera dan viral di medsos.

ROBEK : Kepala Ageng Suroso robek akibat dianiaya massa PP, beberapa waktu lalu.(IST/POSMETRO MEDAN)

Bentrokan berawal dari anggota AMPI, yakni Niko, Charles, Rivaldo dan Sebayang mengecat tiang listrik dengan warna dan logo ormasnya. Tiba-tiba, beberapa orang anggota PP datang dan menegur anggota AMPI tersebut.

Tak terima atas teguran tersebut, ketiga anggota AMPI itu melapor kepada Ageng sebagai pengawas AMPI di Pusat Pasar. Menerima laporan dari anggotanya, Ageng datang menjumpai Sardo, Gabe dan Juan bersama 15 orang temannya.

BACA JUGA..  BNNP Sumut Musnahkan Barang Bukti 16.552,2 Gram Ganja

Namun tak lama kedua pihak cekcok dan akhirnya bentrok. Ageng dianiaya dengan tangan, double stik, kayu dan batu.

Akibat hantaman tersebut, kepala, bibir dan tangan Ageng pun terluka parah. Oleh temannya Rivaldo, Ageng langsung dilarikan ke rumah sakit. Sementara itu, Sardo, Gabe, dan Juan melarikan diri ke arah Medan Mal.

Salah seorang pedagang, Masta Marpaung yang mencoba melerai pun ikut menjadi korban pemukulan anggota PP yakni Sastro Cs. Masta mengalami luka di tangan dan kemudian membuat laporan ke Polsek Medan Kota.

Pasca peristiwa itu, personel Polsek Medan Kota sempat berjaga-jaga, melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian hingga malam hari. (mag-1/ras)

 

EPAPER