Polsek Medan Kota Ringkus 4 Pengeroyok Anggota AMPI Pusat Pasar

oleh -2.744 views
PUKULI : Anggota PP mengeroyok Ageng Suroso yang merupakan anggota AMPI Pusat Pasar.(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Sempat viral di media sosial (Medsos), empat terduga pelaku penganiaya dan pengeroyokan Ageng Suroso, yang merupakan anggota Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) akhirnya ditangkap Polsek Medan Kota.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, ketiga terduga pelaku penganiaya dan pengeroyokan anggota AMPI tersebut, ditangkap dari berbagai tempat, begitu menerima laporan dari korban.

Kapolsek Medan Kota, Kompol Muhammad Rikki Ramadhan mengatakan, pihaknya masih melakukan serangkaian pemeriksaan, penyelidikan dan penyidikan terhadap ketiganya.

“Sabar. Masih dalam proses pemeriksaan dan belum rilis,” jawabnya singkat, tanpa memberitahukan inisial yang ditangkap tersebut, Senin (22/3/2021).

Hal senada juga dikatakan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Marvel Stefanus Arantes Ansanay. Dijelaskannya, ketiga pelaku masih menjalani proses pemeriksaan di Mapolsek Medan Kota.

BACA JUGA..  Puluhan Kilo Sabu dan Inex Diamankan di Perairan Asahan

“Belum bisa dirilis karena masih dalam proses pemeriksaan,” ucap Marvel melalui pesan singkat di WhatsApp (WA).

Sebelumnya, dua Organisasi Kepemudaan (OKP) yakni AMPI dan Pemuda Pancasila (PP) terlibat bentrok di Jalan Bulan, Pasar Sambu, Medan, Minggu (21/3/2021).

Satu anggota AMPI terkapar berlumuran darah setelah dikeroyok beberapa anggota PP di eks terminal Jalan Bulan, Medan Kota. Aksi brutal tersebut sempat terekam kamera dan viral di medsos.

Bentrokan berawal dari anggota AMPI, yakni Niko, Charles, Rivaldo dan Sebayang mengecat tiang listrik dengan warna dan logo ormasnya. Tiba-tiba, beberapa orang anggota PP datang dan menegur anggota AMPI tersebut.

Tak terima atas teguran tersebut, ketiga anggota AMPI itu melapor ke Ageng Sinuraya sebagai pengawas AMPI di eks Terminal Pusat Pasar.

BACA JUGA..  Pembunuhan di Kuburan China, Korban Dihabisi Kekasih Sejenis

Menerima laporan dari anggotanya, Ageng Suroso datang menjumpai Sasro, Gabe dan Juan bersama 15 orang temannya. Namun tak lama kedua pihak cekcok dan akhirnya bentrok.

Ageng dianiaya dengan tangan, double stik, kayu dan batu. Akibat hantaman tersebut, kepala, bibir dan tangan Ageng pun terluka parah.

Oleh temannya Rivaldo, Ageng langsung dilarikan ke rumah sakit. Sementara itu, Sarso, Gabe, dan Juan melarikan diri ke arah Medan Mal. Salah seorang pedagang, Masta Marpaung yang mencoba melerai pun ikut menjadi korban pemukulan anggota PP yakni Sastro Cs.

Masta mengalami luka di tangan dan kemudian membuat laporan ke Polsek Medan Kota. Aksi pengeroyokan itu telah beredar di medsos dan beberapa group WA.

BACA JUGA..  Polres Labuhanbatu Tangkap Lepas Oknum Ormas Penganiaya Warga

Menanggapi penggeroyokan terhadap anggotanya, Ketua Sub Rayon Pusat Pasar, Doni Nainggolan berharap polisi bertindak profesional dengan tidak mentolerir aksi brutal.

“Ini negara hukum, karena itu kita mendesak polisi menangkap para pelaku. Ini tidak bisa ditolerir,” tegas Doni.

“Apalagi ini bukan pertama kali anggota kita mengalami pengeroyokan dan sudah dua kali kita laporkan ke Polsek Medan Kota. Kasus pertama belum selesai ditangani polisi, ini malah kejadian lagi,” sambungnya.

Pasca peristiwa itu, personel Polsek Medan Kota sempat berjaga-jaga, melakukan pengamanan di Pasar Sambu, Medan, hingga malam hari.(mag-1/ras)

 

 

EPAPER