Polsek Sunggal Ciduk Ableh, Barbut 110 Gram Sabu

oleh -892 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Unit Tekab Mapolsek Medan Sunggal berhasil mengamankan pria berinisial PH alias Ableh (25).  Dia ketangkap memiliki sabu di Jl. Bunga Asoka, Kel. Asam Kumbang, Kec. Medan Selayang, Jum’at (26/3) sekitar pukul 15.30 Wib.

Pengungkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang resah atas kegiatan yang dilakukan tersangka (PH) mengedarkan narkoba dilingkungan tersebut.

Menindaklanjuti informasi itu, atas perintah Kapolsek Sunggal, selanjutnya petugas Tekab melakukan penyelidikan dilapangan guna memastikan kebenaran informasi masyarakat.

BACA JUGA..  Pukuli Warga Rantauprapat, Oknum Ormas Diciduk 

Setelah dipastikan kebenarannya, selanjutnya team yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim AKP Budiman, turun ke lokasi yang menjadi tempat transaksi yang dilakukan oleh PH alias Ableh.

PH alias Ableh yang tidak menyangka bakal diciduk menjadi gelagapan berupaya melarikan diri. Namun karena petugas sudah mengepung, PH alias Ableh pun tak berkutik.

“Dari tas yang dibawanya petugas menemukan barang bukti berupa dua bungkus diduga sabu total seberat 110 gram, satu unit HandPhone, satu unit Hp tanpa merk, satu lembar catatan penjualan narkotika, satu unit timbangan elektrik dan tiga bungkus berisi plastik klip baru. Serta uang tunai yang diduga merupakan uang hasil penjualan narkoba sebesar tiga ratus lima puluh ribu rupiah,”ucap Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak, Selasa (30/3).

BACA JUGA..  Gawat! Mahasiswa USU Jual Ganja di Kampus

Atas penangkapan itu, AKP Budiman menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas informasi diberikan dengan harapan kedepannya peredaran narkoba dapat semakin ditekan.

“Kita sangat mengapresiasi informasi masyarakat tersebut, selanjutnya kita juga berharap agar masyarakat tidak takut menginformasikan kepada petugas apabila di lingkungannya ada peredaran gelap narkoba. Jauhi narkoba karena akan merusak masa depan,” harapnya.

BACA JUGA..  Puluhan Kilo Sabu dan Inex Diamankan di Perairan Asahan

Kita persangkakan melanggar pasal 114 (2) sub. Pasal 112 (2) UU RI No. 35 thn. 2019 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling renda 20 tahun dan paling tinggi seumur hidup,”pungkas Kanit. (oki/gib)

EPAPER