POSMETROMEDAN.com-Dirjen Hortikultura, Prihasto Setyanto menyatakan, food estateseluas 215 hektare di Humbang Hasundutan (Humbahas) telah memasuki masa panen.
Mewakili Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), dia meminta masyarakat tetap semangat, karena panen terus berlangsung meski bertahap.
Prihasto juga berharap adanya kehadiran akademisi untuk mengembangkan program super prioritas pertanian nasional ini.
Doktor Ilmu Tanah Universitas Putra Malaysia itu menyebutkan, keberhasilan panen bawang merah secara bertahap mendapat apresiasi dari masyarakat Humbang Hasundutan.
Hal itu ditandai dengan hadirnya ratusan petani yang menyaksikan panen perdana bawang dengan mengajak keluarga mereka.
Dia juga mengatakan, panen dihadiri oleh perwakilan Gubernur Sumatera Utara, Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, Off Taker, Unsur Muspida dan para Guru Besar Fakultas Pertanian USU.
Sementara itu, Bupati Humbahas menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kementerian Pertanian dan seluruh instansi terkait yang dengan sukarela hadir di daerah pemerintahannya untuk mendampingi petani.
“Terimakasih Pak Jokowi, Pak Mentan, Pak Menko Marves, Pak Dirjen, adik-adik mahasiswa, telah bersama-sama menyukseskan food estate ini. Sejak dunia ini ada, 90 persen lahan food estate ini belum pernah diolah. Jadi, kami sangat terbantu dengan program ini,” ungkapnya.
Bupati dua periode itu juga mengharapkan dukungan dari semua pihak untuk bersama-sama menyukseskan keberlanjutan program super prioritas nasional ini.
“Tanpa adanya partisipasi aktif khususnya dari petani, makafood estate tidak mungkin bisa mencapai kondisi seperti saat ini,” ungkap dia.
Ketua Kelompok Tani Ria Bersinar, Haposan Siregar mengatakan, sangat antusias melihat rekan petani di lokasi food estate Humbang Hasundutan panen hari ini (9/3).
“Saya berterima kasih kepada pemerintah karena dulunya lahan ini adalah semak belukar, lahan tidur. Sekarang sudah seperti ini. Kami ini sangat senang bisa panen dan diperkirakan bisa mencapai 10,3 ton per hektare,” terangnya.(jpnn)












