MANDIRI SYARIAH

Napi Tanjung Gusta Giring Istri dan Ipar Masuk Penjara

oleh -1.409 views
GOL : Sekeluarga gol karena main sabu dari dalam penjara Tanjung Gusta.(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Mendekam di Lapas Tanjung Gusta, Medan, tak membuat seorang napi asal Tanjungbalai berhenti melakukan tindakan melawan hukum.

Terbukti, pria dimaksud tetap menjalankan bisnis narkoba. Dan untuk memuluskan usaha tersebut, dia melibatkan istrinya dan iparnya.

Alih-alih bisa mendulang banyak rupiah dengan menyetir transaksi dari balik sel, pria itu justru membuat istri dan iparnya ikut terjerat hukum.

Terbongkarnya jaringan napi ini bermula dari tertangkapnya pasangan suami istri, Suhairi alias Heri (33) dan Nelva Riski alias Eva (23).

BACA JUGA..  Razia Narkoba, Manajemen De ‘Tonga Halangi Petugas

Keduanya diciduk personel Satres Narkoba Polres Tanjungbalai, dari kawasan Jalan Anwar Idris, Kelurahan Gading, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai.

Dari pasangan ini polisi mendapati barang bukti diduga sabu-sabu seberat 2,63 gram.

“Dalam pengakuan kedua tersangka, barang bukti narkotika tersebut didapat dari kakak Ipar tersangka, yang mana suaminya berada di Lapas Tanjunggusta,” ujar Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira, Selasa (9/2/2021).

BACA JUGA..  Polsek Biru Biru Temukan Ganja Kering 8 Ons dari Perladangan Warga

Lanjutnya, kemudian dilakukan pengembangan dan berhasil mengamankan Nurlela alias Lela (32) di rumahnya kawasan Jalan Pandan, Kelurahan Selat Tanjung Medan, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai.

“Pada saat dilakukan penggeledahan di rumah, Lela memberitahu narkoba disimpannya diatas lemari kamarnya dalam boneka warna Pink,” katanya.

Saat boneka dibuka, ternyata benar di dalamnya terdapat satu bungkusan plastik warna hitam berbalut tissue berisi sabu dan 1 buah timbangan elektrik warna hitam.

BACA JUGA..  Dua Kurir Sabu Jaringan Internasional Diamankan, Begini Kronologis Penangkapannya

“Dia mengaku kalau itu barang miliknya dan didapat dari suaminya yang sedang menjalani hukuman di Lapas Tanjunggusta,” kata Putu sembari menegaskan pihaknya masih melakukan penelusuran.

Ketiga tersangka di sangkakan dengan pasal 114 ayat 2 sub 112 ayat 2 sub pasal 132 ayat 1 UU NO.35 tahun 2009. Dengan ancaman hukuman, minimal 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.(*/ras)